bendera

Senin, 20 April 2026    09:27 WIB
MEDIA INDONESIA NEWS

Mencerdaskan Kehidupan Bangsa

KABAR DAERAH
 


Ratusan Taruna STPN Diterjunkan ke Empat Provinsi, Pemerintah Tekankan Integritas dan Dampak Jangka Panjang


Tim Red,    09 Februari 2026,    22:55 WIB

Ratusan Taruna STPN Diterjunkan ke Empat Provinsi, Pemerintah Tekankan Integritas dan Dampak Jangka Panjang
istimewa

DIY-Mediaindonesianews.com: Sebanyak 619 Taruna/i Sekolah Tinggi Pertanahan Nasional (STPN) resmi diterjunkan ke berbagai daerah untuk melaksanakan Kuliah Kerja Nyata Pertanahan dan Praktik Tata Laksana Pertanahan (KKNP-PTLP) Tahun Akademik 2025–2026. Program ini menjadi bagian dari upaya penguatan data pertanahan nasional yang berdampak langsung bagi masyarakat.


Pelepasan Taruna/i dilakukan oleh Wakil Menteri Agraria dan Tata Ruang/Wakil Kepala Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN), Ossy Dermawan, di Pendopo Sasana Widya Bhumi STPN, Sleman, D.I. Yogyakarta, Senin (09/02).

Dalam arahannya, Wamen Ossy menekankan pentingnya integritas dan tanggung jawab selama pelaksanaan kerja lapangan. Ia mengingatkan bahwa setiap aktivitas Taruna/i di daerah akan berkontribusi terhadap sistem pertanahan nasional di masa depan.

“Apa yang kalian kerjakan hari ini, mulai dari pembaruan data hingga proses administrasi pertanahan, akan berdampak jangka panjang. Karena itu, jalani dengan sungguh-sungguh, jaga integritas, dan bertanggung jawab,” ujar Ossy Dermawan.


Menurutnya, kerja lapangan menjadi ruang pembelajaran nyata yang tidak sepenuhnya didapatkan di bangku kuliah. Interaksi langsung dengan masyarakat diharapkan mampu membentuk karakter profesional Taruna/i sebagai calon insan pertanahan yang berintegritas dan peka terhadap kondisi sosial.

Ketua STPN, Sri Yanti Achmad, menjelaskan bahwa KKNP-PTLP Tahun Akademik 2025–2026 akan dilaksanakan di empat provinsi, yakni D.I. Yogyakarta, Jawa Tengah, Aceh, dan Sumatera Utara. Rinciannya, 285 Taruna/i ditempatkan di DIY, 304 Taruna/i di Jawa Tengah, serta masing-masing 30 Taruna/i di Aceh dan Sumatera Utara.

“Program ini merupakan implementasi Tri Dharma Perguruan Tinggi sekaligus bentuk kontribusi nyata STPN dalam mendukung agenda strategis Kementerian ATR/BPN, khususnya peningkatan kualitas data pertanahan nasional,” jelas Sri Yanti Achmad.

Ia menambahkan, melalui KKNP-PTLP, Taruna/i tidak hanya diasah secara akademik, tetapi juga kemampuan praktis, sikap profesional, dan kepekaan sosial dalam pelayanan pertanahan.

Kegiatan pelepasan KKNP-PTLP yang mengusung tema “STPN Berkontribusi Menguatkan Data Tanah Masyarakat” ini turut dihadiri Gubernur D.I. Yogyakarta Sri Sultan Hamengku Buwono X, Kepala Kantor Wilayah BPN Provinsi DIY Sepyo Achanto, serta sejumlah pejabat Kementerian ATR/BPN, kepala kantor pertanahan, dan kepala daerah di lokasi penempatan Taruna/i.***


banner
NASIONAL
img
Senin, 20 April 2026
Sabang – Mediaindonesianews.com: Ketua Umum Asosiasi Pengusaha Bumiputera Nusantara Indonesia (Asprindo), Jose Rizal, menyebut kawasan Sabang memiliki potensi besar untuk berkembang menjadi hub industri berskala global, bahkan dinilai
img
Minggu, 19 April 2026
Magelang - Panglima TNI Jenderal TNI Agus Subiyanto mendampingi Presiden RI Prabowo Subianto dalam kegiatan pengarahan kepada para Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) seluruh Indonesia pada Kursus Pemantapan Pimpinan
img
Jumat, 17 April 2026
Pontianak-Mediaindonesianews.com: Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) memperkuat pengawasan terhadap pemegang hak atas tanah, khususnya perusahaan pemegang Hak Guna Usaha (HGU) dan Hak Guna Bangunan (HGB),
img
Jumat, 17 April 2026
Jakarta –  Ketua Umum Pengurus Besar Taekwondo Indonesia (Ketum PBTI) Letjen TNI Richard Tampubolon, S.H.,M.M menutup Rapat Kerja Nasional Taekwondo Indonesia Tahun 2026 di Arhotel Gelora Senayan, Jakarta Pusat, Kamis
img
Kamis, 16 April 2026
Jakarta-Mediaindonesianews.com: Sekretaris Jenderal Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN), Dalu Agung Darmawan, membuka Forum Badan Koordinasi Hubungan Masyarakat (Bakohumas) 2026 dengan menekankan pentingnya penyamaan persepsi antarinstansi

MEDIA INDONESIA NEWS