bendera

Selasa, 19 Mei 2026    01:09 WIB
MEDIA INDONESIA NEWS

Mencerdaskan Kehidupan Bangsa

KABAR DAERAH
 


Akademisi UIN Ar-Raniry: Polemik Pergub JKA Harus Jadi Momentum Perbaikan Sistem Kesehatan


Fathan,    06 Mei 2026,    01:28 WIB

Akademisi UIN Ar-Raniry: Polemik Pergub JKA Harus Jadi Momentum Perbaikan Sistem Kesehatan
istimewa

Aceh-Mediaindonesianews.com: Akademisi dan dosen hukum, Dr. Badri Hasan Sulaiman, menilai polemik pasca penerapan Pergub Nomor 2 tentang Jaminan Kesehatan Aceh (JKA) harus dijadikan momentum refleksi menyeluruh oleh Pemerintah Aceh. Hal tersebut disampaikannya di Banda Aceh, Selasa (5/5).


Menurut Badri, dalam perspektif hukum dan kebijakan publik, JKA tidak dapat dipisahkan dari mandat Undang-Undang Nomor 11 Tahun 2006 tentang Pemerintahan Aceh yang menegaskan pelayanan kesehatan sebagai hak dasar masyarakat yang wajib dijamin secara maksimal, inklusif, dan berkeadilan.

“JKA merupakan instrumen perlindungan sosial yang lahir dari kekhususan Aceh. Setiap kebijakan turunannya, termasuk Pergub, harus tetap menjaga prinsip keberpihakan kepada masyarakat, khususnya kelompok rentan,” ujarnya.

Ia menegaskan bahwa persoalan utama dalam implementasi JKA bukan terletak pada konsep, melainkan pada validitas dan sinkronisasi data peserta. Badri menjelaskan, skema JKA secara umum mencakup Penerima Bantuan Iuran (PBI), Non-PBI JKA, serta peserta mandiri yang terintegrasi dengan sistem Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) melalui BPJS Kesehatan.


“Tanpa basis data yang akurat dan terintegrasi, kebijakan akan terus menimbulkan resistensi di masyarakat,” jelasnya.

Lebih lanjut, ia menilai munculnya penolakan dari berbagai elemen masyarakat terhadap Pergub Nomor 2 menunjukkan adanya kesenjangan antara desain kebijakan dengan realitas di lapangan. Karena itu, Pemerintah Aceh diminta tidak memandang polemik sebagai tekanan politik semata, melainkan sebagai masukan substantif untuk perbaikan kebijakan.

“Pemerintah Aceh perlu melakukan refleksi mendalam. Kebijakan publik yang baik harus adaptif, responsif, dan mampu menjawab kebutuhan riil masyarakat, bukan sekadar penyesuaian administratif,” tegas Badri.

Ia juga menekankan pentingnya menjaga keberlanjutan JKA sebagai bagian dari komitmen Aceh dalam menjamin akses kesehatan universal. Upaya penguatan sistem, kata dia, perlu difokuskan pada validasi data secara berkala, peningkatan transparansi pembiayaan, serta penyederhanaan mekanisme layanan agar tidak menyulitkan masyarakat.

“Kolaborasi antara Pemerintah Aceh, DPRA, dinas terkait, serta fasilitas layanan kesehatan harus diperkuat agar mutu pelayanan dan aksesibilitas meningkat secara bertanggung jawab,” tambahnya.

Badri menutup pernyataannya dengan menegaskan bahwa polemik yang terjadi merupakan bagian dari dinamika penyempurnaan kebijakan. Jika dikelola dengan baik, hal itu justru dapat memperkuat legitimasi dan kualitas sistem JKA ke depan.

“Yang terpenting adalah memastikan setiap kebijakan tetap berorientasi pada kepentingan rakyat. JKA bukan sekadar program, tetapi wujud tanggung jawab negara dalam menjamin kesehatan masyarakat Aceh,” pungkasnya. (FF)


banner
NASIONAL
img
Senin, 18 Mei 2026
Jakarta-Mediaindonesianews.com: Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) mengimbau masyarakat yang memiliki rumah tinggal dengan status Sertipikat Hak Guna Bangunan (HGB) untuk meningkatkan status hak menjadi Sertipikat
img
Minggu, 17 Mei 2026
Nganjuk - Panglima TNI Jenderal TNI Agus Subiyanto mendampingi Presiden RI Prabowo Subianto meresmikan Museum Ibu Marsinah dan Rumah Singgah di Desa Nglundo, Kecamatan Sukomoro, Kabupaten Nganjuk, Jawa Timur, Sabtu
img
Minggu, 17 Mei 2026
Jatim - Panglima TNI Jenderal TNI Agus Subiyanto bersama Wakil Panglima TNI Jenderal TNI Tandyo Budi R. mendampingi Presiden RI Prabowo Subianto meresmikan dimulainya operasionalisasi 1.061 Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih
img
Jumat, 15 Mei 2026
Jakarta-Mediaindonesianews.com: Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional mengingatkan masyarakat agar memahami perbedaan antara layanan pengecekan sertipikat dan Surat Keterangan Pendaftaran Tanah (SKPT) guna menghindari kekeliruan dalam proses
img
Jumat, 15 Mei 2026
Semarang-Mediaindonesianews.com: Nusron Wahid menegaskan pentingnya disiplin, pembagian tugas yang jelas, serta tata kelola organisasi yang baik sebagai fondasi utama mewujudkan good governance. Hal itu disampaikan saat menjadi pembicara
img
Jumat, 15 Mei 2026
Nganjuk - Panglima TNI Jenderal TNI Agus Subiyanto bersama Menteri Pertanian RI Andi Amran Sulaiman dan Ketua Komisi IV DPR RI Ibu Siti Hediati Soeharto didampingi Kepala Staf Angkatan Darat

MEDIA INDONESIA NEWS