Mencerdaskan Kehidupan Bangsa
Boven Digoel-mediaindonesianews.com: Personel Satgas TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Reguler Ke-110 Kodim 1711/Boven Digoel di Distrik Kawagit, Kabupaten Boven Digoel, bahu membahu bersama warga mengawali pembangunan sasaran fisik program TMMD dengan membuat bekesting pondasi rumah dilanjutkan dengan pengecoran.
Komandan SSK Kapten Inf Zabir mengatakan bahwa, sejak dibukanya kegiatan TMMD hingga saat ini, masyarakat Desa Distrik Kawagit tetap semangat membantu kegiatan Satgas TMMD dalam pembuatan bekesting pondasi rumah sampai dengan pengecoran.
Selanjutnya disampaikan bahwa ini merupakan bukti nyata keberhasilan para Bintara Pembina Desa Kodim 1711/Boven Digoel dalam membina wilayah teritorialnya masing-masing selama ini.
“Sehingga pada saat pelaksanaan program TMMD, masyarakat pun antusias membantu personel Satgas dalam pembangunan rumah pada TMMD ke-110 Kodim 1711/Boven Digoel,” ujar Kapten Inf Zabir, Kamis (4/3)
Komandan SSK Kapten Inf Zabir juga berkeyakinan dengan adanya sinergitas antara personel Satgas TMMD dengan masyarakat sekitar, program TMMD akan rampung tepat pada waktu yang telah ditentukan.
Pembuatan Batako
Guna mendukung dan mempercepat pembangunan pada sasaran fisik program TMMD ke-110 para personil Satgas TMMD bersama masyarakat juga menggencarkan pembuatan batako yang diperuntukkan pembangunan rumah program TNI Manunggal Membangun Desa di Distrik Kawagit, Kabupaten Boven Digoel.
Menurut Kapten Inf Zabir, batako merupakan salah satu bahan material sebagai bahan pembuat dinding rumah, selain itu bisa digunakan untuk berbagai jenis bangunan yang lain.
“Dalam proses pembuatan batako dibutuhkan keterampilan dan ketelatenan untuk menyelesaikannya,” ucapnya.
Komandan SSK Satgas TMMD mengatakan bahwa ada beberapa hal yang perlu disiapkan dalam pembuatan batako, antara lain pasir yang bagus, semen dan alat cetak.
“Beberapa bahan tersebut tersedia melimpah di Distrik Kawagit, hanya saja untuk semen kami datangkan dari Kota Tanah Merah dikarenakan disini tidak ada yang memperjualbelikannya,” jelasnya.
“Berkat keterampilan dan kerja sama yang baik antara personel Satgas TMMD dengan masyarakat sekitar, pembuatan batako hingga saat ini hasilnya sudah sangat memuaskan,” tutupnya.