bendera

Senin, 20 April 2026    10:53 WIB
MEDIA INDONESIA NEWS

Mencerdaskan Kehidupan Bangsa

NASIONAL
 


Ketum PBNU Kiai Said Aqil : Percuma Bernegara Jika Tak Membangun Manusia Berkarakter


dee maz,    15 Desember 2019,    13:51 WIB

Ketum PBNU Kiai Said Aqil : Percuma Bernegara Jika Tak Membangun Manusia Berkarakter

Jakarta – MediaIndonesiaNews : Indeks Pembangunan Manusia (IPM) Indonesia terus meningkat seiring berjalannya tahun. Laporan United Nations Development Programme (UNDP) terbaru Desember 2019 menunjukkan adanya peningkatan. Namun, hal itu saja tidak cukup. Negara juga harus membangun manusia yang berkarakter.


Hal itu ditegaskan oleh Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) KH Said Aqil Siroj saat menyampaikan Orasi Ilmiah pada Wisuda Unusia Tahun Akademik 2019-2020 di Kampus Unusia Kemang, Bogor, Jawa Barat, Sabtu (14/12).

"Percuma bernegara, berkelompok kalau agendanya bukan membangun manusia berkarakter," ujar Kiai Said di Kampus B Unusia, Parung, Bogor, Jawa Barat pada Sabtu (14/12).

Menurutnya, pembangunan juga harus dilakukan kepada manusia secara berkelompok, tidak hanya manusia secara individu. Ia menyitir Al-Qur'an Surat Al-Hujurat ayat 13 yang menjelaskan penciptaan manusia berbangsa dan bersuku untuk saling mengenal. Ayat tersebut juga menegaskan bahwa yang paling mulia di antara manusia adalah yang paling bertakwa.


Manusia di situ, jelas Kiai Said, bukan secara individual melainkan komunal dalam ikatan kenegaraan. "Yang ditekankan bukan individu. Kasya'bin wa qabilah, negara paling mulia kabilah paling mulia," terang Pengasuh Pesantren Al-Tsaqafah, Ciganjur, Jakarta Selatan itu.

Ia menambahkan, negara yang demikian ini bukan Indonesia ataupun Arab Saudi, tetapi negara-negara di wilayah Skandinavia seperti Swedia. Dikatakan, di sana tidak ada pencurian sehingga negerinya aman, tenteram, jujur, dan adil.

Berangkat dari hal tersebut, Kiai Said menyampaikan bahwa membangun 'nas', komunitas manusia ini cukup sulit. Sebab, pembangunan ini jika berhasil bukan satu dua orang saja yang mulia, tetapi seluruh warga dalam satu negara.

Hal itulah, kata Kiai Said, yang disebut dalam Al-Qur'an sebagai ishlahin bayna al-nas, membangun kemaslahatan di tengah komunitas manusia.
Selain 'nas', manusia dalam bahasa Arab juga disebut sebagai 'basyar', manusia dalam arti fisik. Manusia juga dikatakan sebagai insan yang digariskan dalam Al-Qur'an itu merugi kecuali yang beriman, beramal saleh, dan saling berwasiat tentang ketakwaan dan kesabaran. (nu)


banner
NASIONAL
img
Senin, 20 April 2026
Sabang – Mediaindonesianews.com: Ketua Umum Asosiasi Pengusaha Bumiputera Nusantara Indonesia (Asprindo), Jose Rizal, menyebut kawasan Sabang memiliki potensi besar untuk berkembang menjadi hub industri berskala global, bahkan dinilai
img
Minggu, 19 April 2026
Magelang - Panglima TNI Jenderal TNI Agus Subiyanto mendampingi Presiden RI Prabowo Subianto dalam kegiatan pengarahan kepada para Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) seluruh Indonesia pada Kursus Pemantapan Pimpinan
img
Jumat, 17 April 2026
Pontianak-Mediaindonesianews.com: Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) memperkuat pengawasan terhadap pemegang hak atas tanah, khususnya perusahaan pemegang Hak Guna Usaha (HGU) dan Hak Guna Bangunan (HGB),
img
Jumat, 17 April 2026
Jakarta –  Ketua Umum Pengurus Besar Taekwondo Indonesia (Ketum PBTI) Letjen TNI Richard Tampubolon, S.H.,M.M menutup Rapat Kerja Nasional Taekwondo Indonesia Tahun 2026 di Arhotel Gelora Senayan, Jakarta Pusat, Kamis
img
Kamis, 16 April 2026
Jakarta-Mediaindonesianews.com: Sekretaris Jenderal Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN), Dalu Agung Darmawan, membuka Forum Badan Koordinasi Hubungan Masyarakat (Bakohumas) 2026 dengan menekankan pentingnya penyamaan persepsi antarinstansi

MEDIA INDONESIA NEWS