bendera

Senin, 20 April 2026    12:34 WIB
MEDIA INDONESIA NEWS

Mencerdaskan Kehidupan Bangsa

NASIONAL
 


Pemprov Jateng Akan Gratiskan Biaya Sekolah Ssiswa SMA/SMK/SLB negeri, Swasta dan Aliyah Dapat Subsidi


dee maz,    27 Desember 2019,    16:17 WIB

Pemprov Jateng Akan Gratiskan Biaya Sekolah Ssiswa SMA/SMK/SLB negeri, Swasta dan Aliyah Dapat Subsidi

Semarang – MediaIndonesiaNews : Ada kabar gembira bagi masyarakat Jawa Tengah. Tahun ajaran baru 2020/2021, Pemerintah Provinsi Jawa Tengah akan menggratiskan biaya sekolah bagi siswa SMA/SMK/SLB negeri.


Kabar tersebut disampaikan Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo saat menggelar press conference di Bandara Internasional Ahmad Yani Semarang, Jumat (27/12/2019). Dia mengatakan, anggaran sebesar Rp 860,4 miliar telah disiapkan untuk mendukung program itu.

"Tahun depan kami akan menggratiskan biaya pendidikan bagi siswa SMA/SMK dan SLB negeri. Mudah-mudahan dengan program ini maka upaya mewujudkan sumber daya manusia yang unggul di Jawa Tengah akan cepat terwujud," kata Ganjar didampingi Wakil Gubernur Jateng Taj Yasin Maimoen dan Penjabat Sekda Jateng Herru Setiadhie.

Pelaksanaan program ini, lanjut dia, harus mendapat dukungan dari seluruh kepala sekolah yang ada. Pihaknya juga akan mengawasi agar di sekolah-sekolah negeri tidak terjadi banyak pungutan.


"Kami akan awasi, jangan sampai SPP nya gratis, tapi pihak sekolah tetap meminta pungutan-pungutan biaya lainnya," tegas Ganjar.

Tak hanya biaya pendidikan yang gratis, tahun depan Pemprov Jateng juga akan memberikan seragam sekolah gratis untuk siswa miskin. Anggaran sebesar Rp14,6 miliar telah disiaplan untuk membelikan seragam gratis bagi 97.614 siswa miskin.

Sektor lain yang menjadi perhatian adalah peningkatan kesejahteraan Guru Tidak Tetap (GTT) dan Pegawai Tidak Tetap (PTT). Tahun depan, seluruh GTT dan PTT akan mendapatkan gaji sesuai Upah Minimum Kabupaten/Kota (UMK) plus 10%.

"Kami juga akan memberikan bantuan operasional sekolah daerah (Bosda) untuk sekolah-sekolah swasta sebesar Rp 123,85 miliar, Bosda MA negeri dan swasta sebesar Rp 26,5 miliar, insentif guru keagamaan dan lainnya," terangnya.

Terkait kemiskinan, Ganjar menargetkan tahun depan angka kemiskinan di Jawa Tengah turun menjadi satu digit, yakni 9,8 persen. Untuk itu, berbagai program prioritas seperti renovasi rumah tidak layak huni, jambanisasi, listrik bagi warga miskin dan program lain akan terus digenjot.

"Kami butuh dukungan semua pihak agar semua program prioritas di tahun depan dapat berjalan sesuai rencana. Kami juga berharap, program pendampingan satu OPD satu desa miskin dapat diterapkan di kabupaten/kota," timpal Wakil Gubernur Taj Yasin Maimoen.

Kinerja Pembangunan Jateng 2019

Dalam acara itu, Ganjar juga menyampaikan kinerja pembangunan di Provinsi Jawa Tengah. Berbagai capaian diraih dari berbagai aspek, mulai dari infrastruktur, pariwisata, ekonomi dan lainnya.

Kinerja investasi Jawa Tengah tahun 2019 menunjukkan tren positif. Tahun ini, total realisasi investasi di Jateng sebesar Rp 222,26 triliun, dengan rincian penanaman modal asing (PMA) sebesar Rp 120,47 triliun dan penanaman modal dalam negeri (PMDN) Rp 101,79 triliun. Investasi-investasi tersebut tersebar dalam 13.519 proyek dan menyerap sebanyak 578.612 tenaga kerja di Jawa Tengah.

Dari sisi infrastruktur, berbagai proyek besar di Jawa Tengah menunjukkan progres signifikan. Di bidang infrastruktur perhubungan, setidaknya ada tiga bandara yang dikebut pembangunannya di tahun 2019, yakni Bandara Jenderal Soedirman Purbalingga, Bandara Ngloram Cepu Blora dan Bandara Dewandaru Karimunjawa. Selain itu, Pemprov Jateng juga telah menambah satu koridor Bus Rapid Transit (BRT) Trans Jateng Semarang - Kendal sehingga melengkapi dua koridor yang sudah ada sebelumnya, yakni Semarang - Bawen dan Purwokerto - Purbalingga.

Selain itu, pembangunan Gelanggang Olah Raga (GOR) Jatidiri Semarang juga menunjukkan progres signifikan di tahun 2019 ini. Beberapa pekerjaan seperti pembangunan GOR indoor, lintasan sepatu roda, gym center dan lainnya sudah selesai 100 persen.

Di sektor pariwisata, sejumlah kegiatan dalam rangka peningkatan kunjungan wisatawan baik nasional maupun asing terus dilakukan. Hingga awal Desember 2019, tercatat kunjungan wisatawan asing ke Jawa Tengah sebesar 623.787 orang dan wisatawan nasional sebesar 49.546.219 orang.

Selain itu, sejumlah sektor lain seperti pertanian, UKM, koperasi, infrastruktur jalan, penanggulangan bencana dan lainnya juga menunjukkan capaian kinerja positif. Di beberapa sektor itu, sejumlah program kerja dapat dilaksanakan sesuai target yang ditetapkan.


banner
NASIONAL
img
Senin, 20 April 2026
Sabang – Mediaindonesianews.com: Ketua Umum Asosiasi Pengusaha Bumiputera Nusantara Indonesia (Asprindo), Jose Rizal, menyebut kawasan Sabang memiliki potensi besar untuk berkembang menjadi hub industri berskala global, bahkan dinilai
img
Minggu, 19 April 2026
Magelang - Panglima TNI Jenderal TNI Agus Subiyanto mendampingi Presiden RI Prabowo Subianto dalam kegiatan pengarahan kepada para Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) seluruh Indonesia pada Kursus Pemantapan Pimpinan
img
Jumat, 17 April 2026
Pontianak-Mediaindonesianews.com: Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) memperkuat pengawasan terhadap pemegang hak atas tanah, khususnya perusahaan pemegang Hak Guna Usaha (HGU) dan Hak Guna Bangunan (HGB),
img
Jumat, 17 April 2026
Jakarta –  Ketua Umum Pengurus Besar Taekwondo Indonesia (Ketum PBTI) Letjen TNI Richard Tampubolon, S.H.,M.M menutup Rapat Kerja Nasional Taekwondo Indonesia Tahun 2026 di Arhotel Gelora Senayan, Jakarta Pusat, Kamis
img
Kamis, 16 April 2026
Jakarta-Mediaindonesianews.com: Sekretaris Jenderal Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN), Dalu Agung Darmawan, membuka Forum Badan Koordinasi Hubungan Masyarakat (Bakohumas) 2026 dengan menekankan pentingnya penyamaan persepsi antarinstansi

MEDIA INDONESIA NEWS