bendera

Jumat, 24 April 2026    21:07 WIB
MEDIA INDONESIA NEWS

Mencerdaskan Kehidupan Bangsa

NASIONAL
 


Aster TNI Gelar Seminar Nasional Kolaburasi, Bahas Penanganan Laut Natuna


dee maz,    26 Februari 2020,    21:48 WIB

Aster TNI Gelar Seminar Nasional Kolaburasi, Bahas Penanganan Laut Natuna

TNI– MINews : Perkembangan zaman di era globalisasi yang semakin dinamis dan berpengaruh terhadap kehidupan berbangsa dan bernegara dapat memberikan ancaman, gangguan terhadap keamanan dan keutuhan bangsa dan negara.


“Pelanggaran kedaulatan RI di Laut China Selatan dengan adanya beberapa kali kasus pelanggaran wilayah oleh kapal nelayan China yang dilindungi kapal penjaga keamanan laut China, ini merupakan persoalan yang serius bagi seluruh komponen bangsa,” demikian disampaikan Asisten Teritorial (Aster) Panglima TNI Mayjen TNI George Elnadus Supit saat membuka seminar Nasional Koraburasi, bertempat di Auditorium Pusjianstra TNI, Jl. Kebon Sirih No.42 Jakarta Pusat, Rabu, (26/2/2020).

Gambar mungkin berisi: 1 orang

Aster Panglima TNI menjelaskan bahwa masuknya kapal-kapal nelayan China secara ilegal dengan pengawalan Coast Guard ke Laut Natuna, Zona Ekonomi Eksklusif (ZEE) Indonesia sempat membuat hubungan Indonesia-China memanas. 


Gambar mungkin berisi: satu orang atau lebih dan orang duduk

Kawasan perairan laut Natuna Utara yang secara administrasi masuk wilayah kabupaten Natuna dan merupakan gerbang terluar Indonesia di bagian utara. Secara Yuridis laut tersebut adalah wilayah indonesia dengan berpegang pada ZEE Indonesia. Sementara adanya klaim sepihak oleh China bahwa wilayah tersebut adalah miliknya yang menjadikan sembilan garis putus-putus (Nine Line) sebagai patokan.

Gambar mungkin berisi: satu orang atau lebih dan dalam ruangan

Aster Panglima TNI berharap dengan diselenggarakan seminar ini, akan dapat memberikan kontribusi kepada pemerintah sehingga dapat menyumbangkan solusi atas persoalan yang terjadi bagi kepentingan nasional Indonesia.

Gambar mungkin berisi: 1 orang, berdiri

Seminar kolaburasi yang pertama kali digelar Ster TNI ini bersama Pusjianstra TNI dan Universitas Sahid Jakarta, mengangkat tema “Penangann Permasalahan Di Laut Natuna Utara Menjaga Kedaulatan Negara Kesatuan Republik Indonesia”.

Sementara peserta Seminar yang hadir terdiri dari berbagai unsur komponen bangsa diantaranya dari TNI, Polri, Civitas Akademi, Organisasi Masyarakat, dan Instasi Pemerintah. 

Pembahasan dalam seminar lebih difokuskan pada agenda membahas isu-isu yang berkembang serta solusi yang diharapakan khususnya terhadap wilayah Natuna yang merupakan bagian dari Kedaulatan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).


banner
NASIONAL
img
Kamis, 23 April 2026
Samarinda - Pengurus Besar Taekwondo Indonesia (PBTI) menggelar Kejuaraan Nasional (Kejurnas) Taekwondo Indonesia kategori Cadet dan Junior Tahun 2026. Ajang bergengsi ini, diikuti oleh atlet-atlet muda terbaik dari berbagai provinsi
img
Kamis, 23 April 2026
Kaltim – Ketua Umum Pengurus Besar Taekwondo Indonesia (Ketum PBTI) yang juga menjabat sebagai Kepala Staf Umum Tentara Nasional Indonesia (Kasum TNI) Letjen TNI Richard Tampubolon, S.H.,M.M. melantik dan mengukuhkan
img
Kamis, 23 April 2026
Bangkinang-Mediaindonesianews.com: Menteri Agraria dan Tata Ruang/Kepala Badan Pertanahan Nasional, Nusron Wahid, menegaskan pentingnya kepemimpinan yang berorientasi pada pelayanan masyarakat kepada jajaran di daerah, khususnya di Provinsi Riau.
img
Rabu, 22 April 2026
Jakarta-Mediaindonesianews.com: Sejumlah organisasi masyarakat sipil yang tergabung dalam Publish What You Pay Indonesia menyoroti percepatan pembahasan Rancangan Undang-Undang Minyak dan Gas Bumi (RUU Migas) oleh Dewan Perwakilan Rakyat
img
Rabu, 22 April 2026
Jakarta-Mediaindonesianews.com: Wakil Bupati (Wabup) Tapanuli Utara (Taput), Deni Parlindungan Lumbantoruan, melakukan pertemuan strategis dengan jajaran Kementerian Pertanian Republik Indonesia guna mempercepat transformasi sektor pertanian, Rabu (22/4). Pertemuan
img
Rabu, 22 April 2026
Jakarta-Mediaindonesianews.com: Koalisi masyarakat sipil bersama Komnas Perempuan dan Yayasan Lembaga Bantuan Hukum Indonesia menyampaikan kekecewaan atas putusan Pengadilan Tata Usaha Negara Jakarta yang menolak gugatan terkait dugaan penyangkalan

MEDIA INDONESIA NEWS