bendera

Selasa, 27 Oktober 2026    21:40 WIB
MEDIA INDONESIA NEWS

Mencerdaskan Kehidupan Bangsa

OLAH RAGA
 


Menparekraf "Bercengkrama" Dengan Hiu Paus


Tim Red,    08 November 2021,    23:56 WIB

Menparekraf
Menparekraf "Bercengkrama" Dengan Hiu Paus

Bone Bolango-mediaindonesianews.com:  Gorontalo merupakan salah satu provinsi yang kaya akan potensi alam dan budaya. Provinsi hasil pemekaran dari Provinsi Sulawesi Utara pada 5 Desember 2020 ini menjadi destinasi favorit wisatawan, baik nusantara maupun mancanegara.


Di antaranya Danau Limboto dan Desa Wisata Religi Bubohu di Kabupaten Gorontalo. Juga Air Terjun Ayuhulaho, Pantai Bolihutuo, serta Pantai Indah Boalemo di Kabupaten Boalemo.

Bukan hanya itu, ada satu destinasi yang selama ini menjadi favorit wisatawan, yakni wisata Hiu Paus Botubarani di Kabupaten Bone Bolango.

Hewan laut yang memiliki nama latin rhyncodon typus ini kerap muncul di pantai yang menghadap perairan Teluk Tomini. Biasanya hiu pemakan plankton ini muncul ke permukaan untuk mencari makan pada pagi hari dan sore hari.


Keberadaan Hiu Paus ini membuat Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf), Sandiaga Salahuddin Uno, tertarik untuk "bercengkrama" dengan ikan yang dapat tumbuh hingga ukuran 20 meter dan berat enam ton.

Pada Minggu (7/11) pagi, di sela-sela rutinitas olahraga paginya, Sandiaga menyempatkan diri untuk snorkeling di Pantai Botubarani. Dari hotel tempatnya menginap, rombongan bertolak ke Pantai Leato untuk berolahraga pagi. Dari sana, Menparekraf Sandiaga beserta rombongan berlari sejauh 3,2 kilometer menuju Pantai Botubarani.

Sepanjang perjalanan, Sandiaga beserta rombongan disuguhi pemandangan hamparan laut biru yang luas dihiasi dengan langit biru nan cerah. Setibanya di Botubarani, rombongan kemudian melakukan pemanasan dan persiapan sebelum terjun ke air untuk snorkeling.

Ditemani petugas dari Pangkalan TNI AL Gorontalo, Sandiaga menumpangi perahu karet yang telah disiapkan untuk terjun ke laut.

Tak perlu menunggu lama, Sandiaga bertemu dengan gerombolan hiu paus berjumlah enam ekor. "Hari ini kita melihat keagungan Yang Maha Kuasa bahwa ada sekelompok hiu paus berjumlah enam ekor hadir di sini," kata Sandiaga dengan penuh rasa kagum usai snorkeling.

Sandiaga menekankan wisata ini perlu dinikmati dan dikembangkan dengan menerapkan konsep 3S. Yaitu spirituality, serenity, dan sustainability.

"Spirituality, menghargai kebesaran Allah dengan makhluk-Nya yang perlu kita jaga kelestariannya. S yang kedua adalah serenity, dengan kesunyian, dengan ketenangan, dengan kearifan itu yang harus kita jaga, dan S yang terakhir sustainability, keberlanjutan lingkungan," katanya.

Sandiaga mengungkapkan konsep 3S ini harus dihadirkan di Wisata Hiu Paus Botubarani. Tujuannya agar destinasi wisata ini tetap terjaga keasriannya.

"Komitmennya tadi saya sampaikan bahwa Teluk Tomini ini secara alami menjadi biota yang keberagamannya sangat luas. Jadi komitmen kita di pemerintah pusat dan daerah adalah pariwisata yang berkelanjutan lingkungan, oleh karena itu ini harus dijaga," ungkap Sandiaga.

Konsep pariwisata berkelanjutan ini, lanjut Sandiaga, sesuai dengan pergeseran tren pariwisata dunia.

"Dengan terpilihnya Indonesia sebagai Presidensi G20, (tren) pariwisata ini bergerak. Dari yang tadinya berbasis kuantitas menjadi berbasis kualitas," jelasnya.

Sehingga, lanjut Sandiaga dengan adanya pergeseran ini, diharapkan lapangan kerja akan semakin terbuka bagi masyarakat Gorontalo, khususnya di Bone Bolango. Kesejahteraan (masyarakat) akan semakin baik khususnya di Kabupaten Bone Bolango, dan di Botubarani.

Hiu Paus Dinamai Sandiaga Salahuddin Uno

Dalam kesempatan serupa, Bupati Bone Bolango, Hamim Pou menamai salah satu dari enam hiu paus yang mereka temui dengan nama Sandiaga Salahuddin Uno. Hamim mengatakan penamaan tersebut merupakan suatu tradisi di daerah ini.

"Satu dari enam ekor hiu paus yang muncul ini kami beri nama Sandiaga Salahuddin Uno dengan panjang enam meter," ujar Hamim.

Menurutnya, hiu yang memiliki nama sama dengan Menparekraf Sandiaga ini merupakan salah satu ikan yang berukuran besar dibandingkan kawanannya yang lain.

"Ikan ini ukurannya 6,2 meter. Ini ukurannya cukup besar," ucapnya.

Turut hadir dalam kesempatan tersebut Kadispar Provonsi Gorontalo, Rifli Katili; serta Kadisparekraf Bone Belango, Lukman A. Daud. (Tim Red)


banner
NASIONAL
img
Selasa, 27 Oktober 2026
Bogor - Pusat Misi Pemeliharaan Perdamaian TNI (PMPP TNI) menerima kunjungan diplomat dari delapan negara yang berkedudukan di New York dalam program Diplomat Tour Kementerian Luar Negeri RI yang berlangsung...
img
Selasa, 27 Oktober 2026
Jakarta – Mediaindonesianews.com: Pemulihan hak masyarakat menjadi salah satu mekanisme yang didorong dalam penyelesaian konflik agraria, terutama ketika tanah yang dikuasai masyarakat tercatat sebagai aset negara. Mekanisme ini memungkinkan penelusuran...
img
Selasa, 27 Oktober 2026
Jakarta – Mediaindonesianews.com: Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) menargetkan pendaftaran tanah sistematis seluas 4,8 juta hektare melalui program Integrated Land Administration and Spatial Planning Project (ILASPP) periode...
img
Selasa, 27 Oktober 2026
Kalimantan - TNI berhasil menabur 11,2 ton garam dalam Operasi Modifikasi Cuaca (OMC) untuk mendukung penanggulangan kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) di wilayah Kalimantan, Senin (26/10/2026). Penaburan garam dilaksanakan menggunakan...
img
Senin, 26 Oktober 2026
Jakarta - Memasuki hari kesebelas Operasi Modifikasi Cuaca (OMC), TNI bersama tim gabungan terus mengintensifkan pengiriman logistik guna percepatan penanganan Karhutla dan kabut asap dari Posko Terpadu OMC Halim Perdanakusuma,...
img
Senin, 26 Oktober 2026
Jakarta-Mediaindonesianews.com: Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) mengimbau masyarakat untuk memasang dan memelihara patok tanda batas tanah guna menjaga keamanan aset sekaligus memperlancar proses pengukuran dalam sertipikasi tanah....

MEDIA INDONESIA NEWS