bendera

Jumat, 03 Juli 2026    23:32 WIB
MEDIA INDONESIA NEWS

Mencerdaskan Kehidupan Bangsa

OPINI
 


Dari Pengusaha Kos-Kosan Hingga Hoby Bermain Tiktok


Lian,    12 Juli 2021,    09:45 WIB

Dari Pengusaha Kos-Kosan Hingga Hoby Bermain Tiktok
Kezia Jelita Tewu

 
Jakarta - mediaindonesianews.com: Kezia Jelita Tewu Wanita berumur 23 tahun ini, masih muda, paras wajahnya pun cantik penuh energi. Di usia yang masih muda  dirinya Sudah menamatkan S-1 dari Universitas Sam Ratulangi Manado, sekarang  sudah bekerja di salah satu  Bank di Jakarta. Di Usianya yang masih muda Kezia nama panggilannya Alumni Fakultas Ekonomi Bisnis (FEB) Unsrat ini, sudah memiliki usaha kos-kosan di Manado. Walaupun usaha kos-kosan awalnya dibuat hanya kecil-kecilan saja, perlahan-lahan tapi pasti sekarang sudah ada 100 kamar.

Kata Kezia,  seperti pepatah, seperti bola salju yang bergelinding, semakin lama semakin besar. Dia berharap kedepan, usaha kos-kosan ini bisa berkembang bukan hanya di Manado saja tapi keinginan Dia ingin membuka di Jakarta juga, katanya saat bincang-bincang  kepada mediaindonesianews.com Minggu (11/7/2021).

Namun di tengah Pandemi covid 19 ini melanda Indonesia, usaha yang dijalan Kezia pasti mengalami kendala, karena harus mengurus kos-kosannya dari jarak jauh Jakarta-Manado ditambah lagi dengan aktifitas pekerjaan yang Dia lakukan ada di jakarta pula semakin menyita konsentrasinya.

"Pada saat pandemi ini, banyak orang yang pulang kampung, dan banyak juga yang kena pemotongan pendapatan jadi kadang membayarnya menyicil bahkan ada yang jadinya keluar, pendapatan pun menurun sedangkan banyak maintenance yang harus dilakukan. Di tengah pandemi ini juga yang buat makin susah untuk kos-kosan itu adalah pas orang mau masuk kita harus benar-benar cautious, karena kita juga gamau kalau kos-kosan kita cuma jadi tempat isoman yang malah membahayakan penghuni  lamanya, karena prokes tetap harus dijaga," ungkapnya.

Namun ditengah pandemi saat ini, banyak kegiatan dilakukan hanya di rumah saja. Apa pun itu. hal ini pun dialami Kezia Jelita Tewu, dimana dirinya harus mengalami itu dengan segala aktifitas di rumah saja.  Kata Kezia, Banyak orang mulai jenuh, stres dan cari hiburan pake games sosmed dan salah satunya dari tiktok, banyak informasi yang di share dan juga konten-konten  dari creator yang menarik, dan buat orang tidak jenuh, dan buat anak-anak  lebih kreatif lagi dalam berpikir.

 "Apalagi mengingat tiktok ada bukan cuma di Indonesia, jadi membuat orang-orang pun lebih open minded, untuk pembisnis online pun amat sangat diuntungkan karena tiktok bisa menjadi sarana marketing yang baik apalagi di tengah pandemi ini yang orang lebih banyak berbelanja secara online," ucapnya.

Menurut Kezia Jelita Tewu,  untuk tiktok sendiri banyak hal yang bisa diambil, karena banyak informasi-informasi yang di share dan juga buat orang-orang  lebih up to date to the trend, selain itu tiktok juga membantu orang untuk lebih kreatif lagi.

"Untuk negatifnya mungkin, karena tidak ada batasan umur, kadang banyak informasi yang menurut saya kurang bagus untuk anak bawah umur, dan awalnya mungkin tiktok untuk mengisi waktu kosong akan tetapi sekarang orang mungkin malah susah untuk time managementnya juga," imbuhnya.

Jadi bagi Kezia Jelita Tewu Tiktok pada saat ini  baginya sudah menjadi hobi, awalnya emang iseng-iseng aja, tapi ternyata dirinya ada passion untuk acting dan membuat content, walaupun masih baru dan kecil juga.

"Tapi sekarang sudah menjadi hobi sih karena di pandemi seperti ini, penyaluran hobi yang paling aman (prokes juga) mungkin di tiktok ya, karena semua bisa di cakup di tiktok. Mungkin keinginan saya untuk ada orang yang bisa menikmati konten-konten yang dibuat oleh creator-creator  dan banyak orang bisa mengexplore passion dan terinspirasi," pungkasnya. (lian)


Dari Pengusaha Kos-Kosan Hingga Hoby Bermain Tiktok


Dari Pengusaha Kos-Kosan Hingga Hoby Bermain Tiktok


banner
NASIONAL
img
Jumat, 03 Juli 2026
Jakarta-Mediaindonesianews.com: Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) menargetkan 87 persen Lahan Baku Sawah (LBS) nasional ditetapkan sebagai Lahan Pertanian Pangan Berkelanjutan (LP2B) pada 2029. Target tersebut
img
Jumat, 03 Juli 2026
Cikeas-Mediaindonesianews.com: Politeknik Agraria STPN, perguruan tinggi di bawah naungan Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN), menggelar Seleksi Penerimaan Taruna Baru (SPTB) Tahun Akademik 2026/2027 untuk menjaring
img
Kamis, 02 Juli 2026
Serpong - Panglima TNI Jenderal TNI Agus Subiyanto didampingi Wakil Panglima TNI Jenderal TNI Tandyo Budi R. memimpin Uji Naskah III dan Pengesahan Doktrin TNI Perisai Trisula Nusantara yang diikuti
img
Kamis, 02 Juli 2026
Jakarta-Mediaindonesianews.com: Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) mencatat rata-rata 8,4 juta layanan pertanahan diproses setiap tahun dalam lima tahun terakhir, dengan rata-rata Penerimaan Negara Bukan Pajak
img
Kamis, 02 Juli 2026
Jakarta-Mediaindonesianews.com: Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) melaporkan capaian pelaksanaan tujuh layanan prioritas yang menjadi fokus transformasi pelayanan pertanahan dan tata ruang dalam Rapat Dengar Pendapat
img
Rabu, 01 Juli 2026
Bogor - Panglima TNI Jenderal TNI Agus Subiyanto menghadiri Upacara Peringatan HUT Ke-80 Bhayangkara Tahun 2026 yang dipimpin Presiden RI Prabowo Subianto selaku Inspektur Upacara di Lapangan Satuan Latihan Korps

MEDIA INDONESIA NEWS