bendera

Jumat, 02 Oktober 2026    09:08 WIB
MEDIA INDONESIA NEWS

Mencerdaskan Kehidupan Bangsa

OPINI
 


Neno Warisman Dihadang, Barisan Emak-emak Akan Demo Jokowi di Depan Istana Negara


Soleh Abdullah,    29 Agustus 2018,    14:57 WIB

Neno Warisman Dihadang, Barisan Emak-emak Akan Demo Jokowi di Depan Istana Negara

Jakarta - Barisan Emak-Emak Militan (BEM) berencana melancarkan unjuk rasa di depan Istana Negara agar Presiden Joko Widodo melarang aparat keamanan bersikap represif dalam merespons aspirasi masyarakat. Koordinator lapangan aksi unjuk rasa Tri Ernuyati mengatakan aksi akan diikuti ribuan peserta pada Rabu (29/8).


Aksi unjuk rasa berkaitan dengan sikap aparat keamanan yang mengadang Neno Warisman di Pekanbaru, Riau.

"Massa sekitar 1.000-1.500 orang. Nanti malam akan diberi arahan oleh Pak Eggi Sudjana," ujar Tri saat, Senin (27/8).

Tri mengatakan unjuk rasa sebenarnya akan dilakukan hari ini. Namun, pihak kepolisian memberi waktu pada Rabu (29/8) setelah menimbang jumlah massa yang terbilang banyak. Merujuk penuturan Tri, kepolisian menganggap unjuk rasa dengan ribuan peserta aksi lebih baik dilaksanakan pada Rabu daripada Senin.


"Karena Neno Warisman ditolak di Riau, jadi semakin banyak yang mau ikut turun ke jalan," ujar Tri.

Tri mengatakan bahwa peserta unjuk rasa sebagian besar berasal dari kawasan Jabodetabek. Ada pula yang berasal dari Riau, Aceh, Sumatera Utara dan sejumlah daerah lain dari luar Pulau Jawa.

Tri mengklaim mereka telah tiba di Jakarta sejak Minggu (26/8). Mereka ingin bertemu Jokowi, lanjut Tri, karena tidak terima Neno Warisman diadang aparat.

"Deklarasi Jokowi dua periode enggak diapa-apakan, tapi deklarasi #2019GantiPresiden kok dipersulit. Kenapa harus dihalangi? Itu aja," kata Tri.

Nantinya, ribuan emak-emak akan mengenakan pakaian berwarna merah dan putih. Warna tersebut dipilih lantaran saat ini masih terasa nuansa hari kemerdekaan.

"Kami berharap diajak ke dalam istana bicara dengan presiden," kata Tri.

Eggi Sudjana mengamini dirinya diminta untuk menjadi penasehat barisan emak-emak tersebut. Namun ia membantah meminta mereka untuk mengepung istana.

"Itu aspirasi inisiatif mereka. Kalau mengarahkan itu tidak benar. Mereka datang ke saya, untuk meminta nasehat. Kalau mengarahkan nanti saya dituduh menggerakan," katanya

Eggi membenarkan akan ada pertemuan dengan Emak-Emak di kawasan Jakarta Pusat.

"Di Matraman jam 19.00 WIB," kata Eggi.

Di samping meminta agar memerintahkan aparat bersikap netral, Barisan Emak-Emak juga akan meminta Jokowi agar mundur dari kursi presiden. Minimal, kata Tri, Jokowi mengambil cuti sepanjang masa kampanye yang berlaku pada 20 September-13 April 2019.

Tri mengatakan bahwa Jokowi berpotensi menggunakan fasilitas negara untuk berkampanye jika menjabat sebagai presiden sekaligus calon presiden. Tri juga mengatakan Jokowi berpotensi menyalahgunakan wewenang saat menjadi presiden merangkap calon presiden. Dan itu bertentangan Undang-Undang No 7 tahun 2017 tentang Pemilu.

"Berilah tugas pemerintahan kepada Pak JK [Jusuf Kalla] agar tidak ada fasilitas negara yang digunakan untuk kampanye," kata Tri.


banner
NASIONAL
img
Kamis, 01 Oktober 2026
Jakarta - Panglima TNI Jenderal TNI Agus Subiyanto bersama Wakil Panglima TNI Jenderal TNI Tandyo Budi R dan para Kepala Staf Angkatan menghadiri Upacara Peringatan Hari Kesaktian Pancasila Tahun 2026...
img
Kamis, 01 Oktober 2026
Jakarta - Asisten Personel (Aspers) Panglima TNI Marsda TNI Djohn Amarul, S.A.B., M.A. memimpin Sidang Pantukhir Tahap II Penerimaan Perwira PSDP Penerbang TNI Tahun Anggaran 2026, yang berlangsung di Aula...
img
Kamis, 01 Oktober 2026
Jakarta-Mediaindonesianews.com: Layanan Peralihan Hak Terintegrasi (PERINTIS) 10 Hari yang diterapkan Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) memberikan kepastian waktu dalam proses balik nama sertipikat tanah. Layanan ini menargetkan...
img
Kamis, 01 Oktober 2026
Jakarta - Mabes TNI menggelar upacara peringatan Hari Kesaktian Pancasila Tahun 2026 yang dipimpin Pa Sahli Tk. III Bid. Komsos Panglima TNI Mayjen TNI Putranto Gatot Sri Handoyo, S.Sos., M.M.,...
img
Kamis, 01 Oktober 2026
Kalbar - Wakil Panglima TNI Jenderal TNI Tandyo Budi R mendampingi Menteri Pertahanan RI Sjafrie Sjamsoeddin dalam acara penganugerahan Satyalancana Dharma Samudera kepada 361 personel Japan Maritime Self-Defense Force (JMSDF)...
img
Rabu, 30 September 2026
Jakarta-Mediaindonesianews.com: Memasuki 66 tahun lahirnya Undang-Undang Nomor 5 Tahun 1960 tentang Peraturan Dasar Pokok-Pokok Agraria (UUPA), Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) mengakselerasi sejumlah program strategis di bidang...

MEDIA INDONESIA NEWS