bendera

Rabu, 08 Juli 2026    09:24 WIB
MEDIA INDONESIA NEWS

Mencerdaskan Kehidupan Bangsa

POLITIK
 


"Damai Untuk Damai”: Kisah dibalik Diplomasi Indonesia bagi Perdamaian Dunia


dee maz,    04 Januari 2020,    20:17 WIB

Jakarta – MediaIndonesiaNews : Wakil Menteri Luar Negeri RI Mahendra Siregar, membuka acara Nonton Bareng Webseries “Damai Untuk Damai” pada hari Minggu, tanggal 4 Januari 2020 di Jakarta.


“Pembuatan webseries ini merupakan terobosan dan inovasi Kementerian Luar Negeri dalam upaya membumikan kinerja diplomasi perdamaian dan kemanusiaan Indonesia,” ungkap Wamenlu Mahendra. (4/1)​

Webseries ini mengkisahkan kehidupan seorang diplomat muda Indonesia dalam menyeimbangkan kehidupan pribadi dan professionalnya. Damai – sang karakter utama – merupakan salah satu anggota Satuan Tugas (Satgas) Keanggotaan Indonesia pada Dewan Keamanan PBB yang akan ditugaskan untuk memantau Misi Pemelihara Perdamaian di Kongo.

Webseries ini merupakan produksi bersama Kemlu RI dengan Kompas TV sebagai sarana diseminasi informasi mengenai peran Indonesia sebagai Anggota Tidak Tetap DK PBB 2019-2020. Kisah kehidupan sehari-hari seorang diplomat diangkat untuk menarik minat dan memudahkan pemahaman masyarakat.


“Webseries ini juga membawa pesan mengenai peran penting perempuan dalam perdamaian, termasuk dalam misi perdamaian PBB. Hal ini merupakan salah satu isu yang menjadi kepentingan Indonesia di DK PBB” jelas Wamenlu Mahendra.

Acara Nobar Webseries ini dihadiri sekitar 200 mahasiswa, kaum muda serta jurnalis, awak media nasional dan influencer media sosial.

Selain pemutaran film, acara Nobar juga meliputi meet and greet dengan para pemeran webseries, dan menyaksikan penampilan Ezzar, musisi pengisi soundtrack Webseries.

Di sela-sela pemutaran serial, terdapat pula sesi kuis dan dialog interaktif dari Wamenlu RI terkait Keanggotaan Indonesia di Dewan Keamanan PBB.

“Saya sangat mengapresiasi tanggapan positif dari warganet terhadap Webseries “Damai untuk Damai” dan mengharapkan publik dapat terus menonton kelanjutan film ini sampai episode terakhir” tutup Wamenlu Mahendra.

Webseries Damai Untuk Damai berjumlah 6 episode dan dapat disaksikan di kanal Youtube Kompas TV serta Kemlu RI, setiap hari Minggu.

Webseries diperani oleh sejumlah artis muda, antara lain Nadia Sukarno, Lionil Hendrik Tikoalu dan Arif Brata. Sejak tayang perdana pada tanggal 22 Desember 2019, Webseries ini telah menuai berbagai komentar positif dari warganet dan dipandang mampu meningkatkan perhatian masyarakat terhadap peran Indonesia dalam perdamaian dunia.


banner
NASIONAL
img
Selasa, 07 Juli 2026
Jakarta-Mediaindonesianews.com: Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) bersama Komisi II DPR RI mulai mematangkan substansi Rancangan Undang-Undang (RUU) tentang Administrasi Pertanahan melalui Focus Group Discussion (FGD)
img
Selasa, 07 Juli 2026
Jakarta-Mediaindonesianews.com: Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) mengimbau masyarakat untuk memahami besaran biaya resmi sebelum mengurus berbagai layanan pertanahan. Langkah tersebut dinilai penting guna menciptakan pelayanan
img
Senin, 06 Juli 2026
Timika - Panglima TNI Jenderal TNI Agus Subiyanto menganugerahkan Kenaikan Pangkat Luar Biasa (KPLB) kepada 23 orang prajurit TNI sebagai bentuk penghargaan negara atas dedikasi, loyalitas, keberanian dan pengabdian terbaik
img
Senin, 06 Juli 2026
Jakarta - Bertempat di Honbu Dojo INKAI Jatinegara, Jakarta, pada Minggu (5/7/2026), dilaksanakan acara pelepasan Tim Karate INKAI Indonesia yang akan berlaga pada Kejuaraan SEAKF (South East Asian Karate Federation)
img
Minggu, 05 Juli 2026
Demak, mediaindonesianews.com - Wakil Panglima TNI Jenderal TNI Tandyo Budi R. bersama Menteri Pertahanan RI Sjafrie Sjamsoeddin dan Wakil Kepala Staf Angkatan Darat Letjen TNI Muhammad Saleh Mustafa
img
Minggu, 05 Juli 2026
Jakarta-Mediaindonesianews.com: Dewan Pimpinan Daerah Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (DPD GMNI) DKI Jakarta mendesak agar oknum prajurit TNI aktif yang diduga terlibat dalam perkara dugaan korupsi tata kelola Program

MEDIA INDONESIA NEWS