Mencerdaskan Kehidupan Bangsa
Bangli-Mediaindonesianews.com: Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bangli bersama unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) memperkuat sinergi menghadapi perayaan Hari Raya Galungan dan Kuningan 2026. Salah satu fokus utama yang dibahas adalah menjaga stabilitas harga kebutuhan pokok serta memastikan situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) tetap kondusif selama rangkaian hari raya berlangsung.
Hal tersebut mengemuka dalam Rapat Koordinasi Persiapan Perayaan Hari Raya Galungan dan Kuningan 2026 yang digelar di Bangli, Rabu (24/6). Rapat dihadiri Ketua DPRD Kabupaten Bangli, Ketut Suastika, bersama jajaran pimpinan daerah dan instansi terkait.
Dalam pertemuan tersebut, peserta rapat membahas langkah-langkah antisipatif terhadap potensi kenaikan harga bahan kebutuhan pokok yang kerap terjadi menjelang hari besar keagamaan. Pemantauan distribusi dan ketersediaan barang di pasaran menjadi perhatian agar kebutuhan masyarakat tetap terpenuhi dan harga tetap terkendali.
Selain persoalan ekonomi, aspek keamanan juga menjadi agenda penting. Forkopimda menekankan perlunya penguatan koordinasi lintas sektor guna menjaga situasi kamtibmas selama perayaan Galungan dan Kuningan, termasuk mengantisipasi potensi gangguan keamanan yang dapat mengganggu kenyamanan masyarakat dalam menjalankan ibadah.
Rapat koordinasi tersebut turut dihadiri Sang Nyoman Sedana Arta, Wakil Bupati Bangli, Kepala Kejaksaan Negeri Bangli, Dandim 1626/Bangli, Kapolres Bangli, perwakilan Pengadilan Negeri Bangli, serta sejumlah pimpinan organisasi perangkat daerah dan instansi terkait lainnya.
Ketua DPRD Bangli Ketut Suastika menegaskan pentingnya kolaborasi seluruh pemangku kepentingan dalam memastikan perayaan hari besar keagamaan berlangsung aman dan lancar. Menurutnya, kesiapan pemerintah daerah tidak hanya menyangkut aspek seremonial, tetapi juga menjamin kebutuhan masyarakat dan menjaga stabilitas daerah.
Melalui rapat koordinasi tersebut, seluruh unsur pemerintah dan aparat penegak hukum sepakat memperkuat pengawasan serta koordinasi di lapangan. Langkah ini diharapkan mampu menciptakan suasana perayaan Galungan dan Kuningan yang khidmat, aman, nyaman, serta didukung ketersediaan kebutuhan pokok yang mencukupi bagi masyarakat Kabupaten Bangli.(JB).