Mencerdaskan Kehidupan Bangsa
Bangli-Mediaindonesianews.com: Ketua DPRD Kabupaten Bangli, I Ketut Suastika menyatakan siap memperjuangkan penambahan anggaran promosi pariwisata pada pembahasan APBD tahun mendatang. Langkah tersebut dinilai penting untuk meningkatkan kunjungan wisatawan sekaligus mendongkrak Pendapatan Asli Daerah (PAD) Kabupaten Bangli.
Pernyataan itu disampaikan, Selasa (7/7), menyusul masih terbatasnya anggaran promosi pariwisata yang saat ini hanya sekitar Rp130 juta per tahun.
Menurut politisi PDI Perjuangan yang juga pernah menjabat sebagai Perbekel Desa Peninjoan itu, sektor pariwisata merupakan salah satu penyumbang utama PAD Kabupaten Bangli sehingga perlu mendapat dukungan anggaran yang lebih memadai.
"Melalui promosi yang tepat, kita bisa memperkenalkan secara luas apa saja fasilitas yang ada dan keunggulan yang dimiliki setiap objek wisata kepada masyarakat luas, terutama calon wisatawan," ujar Suastika.
Ia menilai, besaran anggaran yang tersedia saat ini belum mampu mengakomodasi kebutuhan promosi secara optimal. Dengan alokasi tersebut, Pemerintah Kabupaten Bangli hanya dapat mengikuti sekitar dua hingga tiga kegiatan promosi pariwisata dalam satu tahun.
"Dengan anggaran saat ini, kita hanya bisa mengikuti beberapa acara promosi saja, sekitar dua hingga tiga kali dalam setahun," katanya.
Sebagai anggota Badan Anggaran (Banggar) DPRD Bangli, Suastika menegaskan akan mendorong penambahan anggaran promosi pada penyusunan APBD berikutnya. Menurutnya, promosi yang lebih intensif harus diimbangi dengan pengelolaan destinasi wisata yang profesional agar mampu meningkatkan daya saing pariwisata Bangli.
Ia mengungkapkan, kontribusi sektor pariwisata terhadap PAD Kabupaten Bangli pada 2025 tercatat sekitar Rp42 miliar. Nilai tersebut dinilai masih berpotensi meningkat apabila didukung strategi promosi yang lebih agresif dan pengembangan destinasi wisata yang berkelanjutan.
"Pada tahun 2025 lalu, kontribusi sektor pariwisata terhadap PAD hanya mencapai Rp42 miliar. Jika dikelola dengan baik dan didukung promosi yang memadai, potensi pertumbuhannya akan sangat besar," tegasnya. (JB)