bendera

Sabtu, 29 Agustus 2026    02:58 WIB
MEDIA INDONESIA NEWS

Mencerdaskan Kehidupan Bangsa

POLITIK
 


Pemerintah Siap Luncurkan Program SAPA Desa


dee maz,    27 Januari 2020,    18:31 WIB

Pemerintah Siap Luncurkan Program SAPA Desa

Jakarta – MI.News : Pemerintah akan segera meluncurkan program Sarapan Anak di Desa (SAPA Desa) dengan tujuan untuk perbaikan gizi masyarakat desa, penurunan prevalensi stunting, edukasi pola pangan dan hidup sehat, serta pengembangan ekonomi produksi.


Peluncuran program tersebut dicanangkan akan dilakukan langsung oleh Presiden Joko Widodo di salah satu desa di Kabupaten Banjar, Kalimantan Selatan, pada 9 Februari mendatang.

Deputi Bidang Koordinasi Pemberdayaan Masyarakat, Desa dan Kawasan Kementerian Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Kemenko PMK) Sonny Harry B Harmadi menjelaskan program SAPA Desa telah dirancang dengan desain yang sedemikian. Penerima manfaatnya yaitu ibu hamil dan anak usia 6-12 tahun.

"Untuk prioritas di tahun 2020 adalah ibu hamil dan balita. Sedangkan lokusnya di desa-desa seluruh Indonesia, terutama desa yang kaya stunting," ujarnya saat memimpin Rapat Koordinasi Tingkat Eselon I Persiapan Pelaksanaan Program SAPA Desa di Ruang Rapat Taskin, Kemenko PMK, Jakarta.


Selain itu, program SAPA Desa juga akan lebih menekankan pada pemanfaatan konsumsi sumber pangan lokal terutama sumber protein hewani. Penerima manfaat nantinya juga akan diberikan vitamin A secara rutin melalui Posyandu, Poskesdes, ataupun taman bermain.

Terkait pembiayaan, kami mendorong dari penggunaan dana desa dan APBD serta partisipasi masyarakat baik melalui CSR atau sumbangan-sumbangan yang tidak terikat," ungkap Sonny.

Lebih lanjut, mengenai detail teknis pelaksanaan akan dibahas kembali di tingkat Eselon II. Sesuai kesepakatan rapat sebelumnya bahwa pencegahan stunting dan SAPA Desa saling mendukung dengan menjadikan program makanan tambahan anak sekolah yang pernah dilakukan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan sebagai referensi.

Program SAPA Desa juga dapat bersinergi dengan program Usaha Perbaikan Gizi Keluarga dalam Pos Pelayanan Terpadu (UPGK), pemanfaatan pekarangan untuk ketahanan pangan keluarga dan gerakan 'Gemar Makan Ikan'.

"Sudah kita sepakati tugas dari masing-masing kementerian/lembaga, diantaranya Kementerian Desa agar dapat menentukan lokus desa untuk launching program SAPA Desa. Kemudian lokus setelah Provinsi Kalsel, yaitu NTT tepatnya di Timor Tengah Selatan, Gianyar di Bali, Sintang di Kalbar, dan Bangka Timur di Babel," tutur Sonny.

Keputusan rapat tersebut telah disepakati bersama oleh perwakilan kementerian/lembaga yang hadir, seperti Kemendes PDTT, Setkab, Kemendagri, Kemendikbud, Bappenas, Kemenkes, Kementan, KKP, KemenBUMN, Badan POM, BPS, BKKBN, TNP2TKI, Tim Penggerak PKK, serta Deputi Bidang Koordinasi Peningkatan Kesehatan Kemenko PMK Agus Suprapto termasuk para pejabat Eselon II dan III di lingkungan Kemenko PMK.


banner
NASIONAL
img
Jumat, 28 Agustus 2026
Jakarta - Penanganan dampak gempa bumi di Nusa Tenggara Timur (NTT) berlanjut pada hari keempat belas, Jumat (28/8/2026). TNI mengerahkan 8.119 personel di sejumlah wilayah terdampak untuk membantu penanganan bencana
img
Jumat, 28 Agustus 2026
Palembang - TNI mengerahkan 248 personel tambahan sebagai penyuluh untuk memperkuat penanganan Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di sejumlah wilayah Sumatra. Sebanyak 209 personel diberangkatkan dari Lanud Halim Perdanakusuma menuju
img
Jumat, 28 Agustus 2026
Jakarta-Mediaindonesianews.com: 11 juta bidang tanah rumah masyarakat berpenghasilan rendah (MBR) akan segera tersertipikasi hingga 2029. Program tersebut menjadi target Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) untuk
img
Jumat, 28 Agustus 2026
Jakarta - Kepala Staf Teritorial (Kaster) TNI Letjen TNI Bambang Trisnohadi bersama Direktur Jenderal Sumber Daya Air Kementerian PU Arnold A.P. Ritiauw menandatangani Perjanjian Kerja Sama (PKS) tentang Sinergi Pelaksanaan
img
Kamis, 27 Agustus 2026
Jakarta - Penanganan dampak gempa bumi di Nusa Tenggara Timur (NTT) terus berlangsung hingga hari ketiga belas, Kamis (27/8/2026). Sebanyak 8.119 personel TNI masih bertugas di sejumlah wilayah terdampak untuk
img
Kamis, 27 Agustus 2026
Jakarta, mediaindonesianews.com - Tentara Nasional Indonesia (TNI) terus memperkuat upaya penanganan Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) dengan mengerahkan personel penyuluh ke sejumlah wilayah yang membutuhkan dukungan. Pengerahan dilakukan

MEDIA INDONESIA NEWS