bendera

Minggu, 30 Agustus 2026    13:34 WIB
MEDIA INDONESIA NEWS

Mencerdaskan Kehidupan Bangsa

POLITIK
 


Dinilai Lambat Antisipasi Ekonomi Dampak Covid-19, Ketum BMIR Tuntut Airlangga Hartarto Mundur


red,    08 April 2020,    22:10 WIB

Dinilai Lambat Antisipasi Ekonomi Dampak Covid-19, Ketum BMIR Tuntut Airlangga Hartarto Mundur

Jakarta – MINews.com:  Masalah serius dihadapi Indonesia dengan adanya pandemi Covid-19, hal ini membuat perekonomian indonesia diprediksi lebih rendah dibandingkan periode sebelumnya, untuk mengatasi kondisi tersebut peran Kementerian Koordinator Perekonomian diharapkan bisa lebih kongkret dalam mengatasi perekonomian khususnya pada sektor pariwisata dan industri kecil menengah.


Kementerian Koordinator Perekonomian dinilai gagal dalam mengantisipasi dampak buruk ekonomi Nasional akibat pandemi Virus Covid-19, bahkan, kebijakan ekonomi pemerintah masih belum dirasakan masyarakat.

Demikian dikatakan Rouli Octara Rajagukguk, Ketua Umum Relawan Jokowi, Barissan Muda Indonesia Raya (BMIR) kepada awak media di kantor pusat BMIR kawasan Jakarta Selatan, Rabu (8/4).

“Sebagai Menko Perekonomian, Airlangga Hartarto gagal mengantisipasi ekonomi nasional akibat dampak Covid-19. Kebijakan ekonomi pemerintah sampai saat ini tidak dirasakan oleh masyarakat.”, ujarnya


Rouli menegaskan, dalam kondisi seperti ini pemerintah semua harus bergerak cepat menyelamatkan perekonomian nasional. Kalau sebagai Menko Perekonomian Airlangga Hartarto tidak sanggup, lebih baik mengundurkan diri sebagai Menko Perekonomian, jangan sampai rakyat menjadi korban dan berimbas kepada Presiden Joko Widodo.

“Kalau Airlangga tidak sanggup, lebih baik mengundurkan diri, rakyat akan jadi korban karena lemahnya perekonomian nasional, karena berimbas kepada kinerja Presiden Jokowi.”, tegas Rouli.

Rouli juga menjelaskan, sebagai Menteri Koodinator Perekonomian yang memiliki wewenang menyelenggarakan koordinasi, sinkronisasi, dan pengendalian urusan Kementerian dalam penyelenggaraan pemerintahan di bidang perekonomian, tidak berjalan maksimal.

“Koordinasi, sinkronisasi, sampain pengendalian penyelenggaraan bidang perekonomian merupakan ranahnya Menko Perekonomian. Namun tidak berjalan maksimal" katanya.

Lebih lanjut Rouli mengatakan bahwa Pelemahan Kondisi perekonomian harus segera diantisipasi pemerintah, Menko Perekonomian harus segera antisipasi kondisi ekonomi nasional. Karena saat ini rakyat sangat butuh mempertahankan perekonomiannya.

“Menko Perekonomian harus segera antisipasi pelemahan ekonomi, rakyat tidak bisa menunggu terlalu lama karena harus mempertahankan perekonomiannya" pungkasnya. (red)


banner
NASIONAL
img
Sabtu, 29 Agustus 2026
Jakarta - Penanganan dampak gempa bumi di Nusa Tenggara Timur (NTT) berlanjut hingga hari kelima belas, Sabtu (29/8/2026). TNI mengerahkan 8.119 personel di sejumlah wilayah terdampak untuk membantu penanganan bencana
img
Sabtu, 29 Agustus 2026
Pekanbaru - Sebanyak 12 personel Tim Alpha Pekanbaru melaksanakan fastrope sebagai tim pembuka di titik Drop Zone (DZ) dalam rangka memperkuat penanganan Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla). Pelaksanaan fastrope berlangsung
img
Sabtu, 29 Agustus 2026
Jakarta-Mediaindonesianews.com: Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) menyelaraskan empat simpul dalam proses peralihan hak atas tanah untuk memberikan kepastian waktu pelayanan kepada masyarakat. Melalui layanan Peralihan
img
Sabtu, 29 Agustus 2026
Jakarta, mediaindonesianews.com - Tentara Nasional Indonesia (TNI) kembali menambah jumlah  personel penyuluh untuk mendukung penanganan Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di wilayah Kalimantan. Sebanyak 308 personel penyuluh diberangkatkan
img
Sabtu, 29 Agustus 2026
Jakarta - Kapusjaspermildas TNI Marsma TNI Drs. Wing Sukarno, M.Or., menutup Open Tournament Bola Voli Piala Panglima TNI dalam rangka HUT ke-81 TNI Tahun 2026 di Jakarta International Velodrome, Rawamangun,
img
Jumat, 28 Agustus 2026
Jakarta - Penanganan dampak gempa bumi di Nusa Tenggara Timur (NTT) berlanjut pada hari keempat belas, Jumat (28/8/2026). TNI mengerahkan 8.119 personel di sejumlah wilayah terdampak untuk membantu penanganan bencana

MEDIA INDONESIA NEWS