bendera

Minggu, 18 Oktober 2026    16:08 WIB
MEDIA INDONESIA NEWS

Mencerdaskan Kehidupan Bangsa

POLITIK
 


Door To Door Aksi Koko Di Humbahas Makin Massif


Lian,    15 November 2020,    09:15 WIB

Door To Door Aksi Koko Di Humbahas Makin Massif
Forum Peduli Demokrasi Humbang Hasundutan (FPDH)

Jakarta-mediaindonesianews.com:  Keseriusan dan komitmen Forum Peduli Demokrasi Humbang Hasundutan (FPDHH) turun langsung ke Dolok Sanggul,  Pollung, Bakti Raja door to door memberikan sosialisasi untuk  berdemokrasi yang santun dan bijak kepada masyarakat Humbang Hasundutan (Humbahas) agar tidak terjebak dengan money politik dalam pilkada 9 Desember 2020 nanti.   


Door To Door Aksi Koko Di Humbahas Makin Massif

“Saya mengajak masyarakat Humbahas juga perantau  memenangkan Kotak Kosong  (Koko) pada tanggal 9 Desember 2020, karena ini akan menjadi tonggak  sejarah demokrasi yang baik dan terukir sampai anak cucu kita  di Humbahas dan kita kita pelakunya,” kata Ir. Janwar Lumbangaol, Ketua Dewan Penasehat  FPDHH kepada mediaindonesianews.com, Kamis (12/11).

Lebih lanjut Janwar mengatakan, bahwa esensi pilkada itu adalah pesta demokrasi, pesta rakyat dan rakyat harus bergembira serta bebas memilih pemimpinnya. Bukan pilihan tunggal dan ini yang harus di pahami masyarakat Humbahas dulu, Jangan dipasung hak demokrasi masyarakat, jangan dizolimi hak rakyat itu.

“kehadiran “Koko” karena adanya calon tunggal jadi bukan adanya “Koko” baru ada calon tunggal, jangan dibalik di Humbahas itu calon tunggal terjadi, karena ada pemborongan partai dan terlibatnya tangan-tangan “dewa” sehingga munculah calon tunggal. Kemunculah “Koko” dijamin oleh Undang-undang (UU) yang sah dengan putusan Mahkamah Konstitusi (MK) Nomor 100/PUU XII/2015 tentang calon tunggal dalam pemilihan kepala daerah. Walaupun mereka disana selalu bilang “Koko”itu Begu (setan) tak bertuhan, itu teori pembodohan, jadi tidak usah takut memilih Koko dan harus menang “Koko”,” paparnya.  


Door To Door Aksi Koko Di Humbahas Makin Massif

Menurut Janwar penghuni “Koko” itu bukan Begu (Setan) tapi mereka pejuang-pejuang demokrasi yang melihat demokrasi di zolimi.  Terus yang memilih Koko itu siapa? Tentu yang sudah tidak suka dipimpin oleh petahana dengan berbagai alasan salah satunya tadi demokrasi orang di zolimi, kedua, orang tidak setuju kalau memang dipimpin lagi oleh petahana yang menurut mereka telah gagal dalam menjalankan Visi misinya di tahun sebelumnya (2015). Humbahas itu harus Hebat, H= Humbang Hasundutan Na Mar Tuhan dan Maduma, ini yang dilihat orang gagal jadi bukan kebencian. 

“Pertanyaannya, apa ada keluarga Maduma di Humbahas? Benar tidak Iman orang di Humbahas dibenahi, inilah yang diamati masyarakat, sekali lagi ini bukan karena benci,” ungkapnya.

Seperti diketahui FPDHH sudah dibentuk sampai ke desa-desa, bahkan sampai tim TPS mereka sudah bekerja door to door untuk mensosialisasikan dan memenangkan “Koko”, termasuk masalah uang (money politik), mereka harus berani berpikir  balik bahwa bahwa uang bukan segalanya.

“memang semua perlu uang, mana ada kegiatan tanpa uang. Artinya, hak demokrasi itulah yang diutamakan, karena tidak mudah merubah moral masyarakat di Humbahas tapi kita berharap dengan kejadian seperti ini masyarakat mau berpikir berbeda, berubah untuk yang terbaik bagi Humbahas, semoga dengan sosialisasi “Koko” ini masyarakat sadar  menggunakan hak pilihnya tanggal 9 Desember 2020.” papar mantan anggota DPRD Kabupaten Humbahas Periode 2009-2014.

Lebih lanjut Janwar menjelaskan bahwa FPDHH tetap mensosialisasikan ke masyarakat siapa pun pemimpin itu harus benar-benar dipilih suara rakyat bukan “dibeli” menggunakan uang, sudah kebayang masa depan Humbahas akan hancur kalau menang karena uang. 

“Inilah yang kita sadarkan ke masyarakat, supaya kita ini jangan memilih karena dibeli dan saya sangat yakin kalau pemimpin ini dipilih dengan uang ya selamat jalanlah, tidak ada lagi cerita. Sudah pasti dengan segala cara ia akan berusaha kembali modal sehingga yang terjadi masyarakatlah yang menderita.  Apakah ini yang ditunggu,” tanyanya.

Janwar menyampaikan, Forum ini tidak bosan-bosannya membahas “Koko”, tim ini terus sosialisasi sampai pemilihan nanti, bahkan masyarakat perantau yang peduli dengan Humbahas berjuang bersama untuk memenangkan Koko.  

“Jadi forum ini harus benar-benar aktif untuk bisa berjuang menegakan demokrasi di Humbahas bersama sama. Keinginan Si Raja Oloan (SRO) dan Toga Simamora akan deklarasi dukung Koko menjadi penyemangat yang luar biasa untuk kemenangan Koko” pungkasnya. (lian)


banner
NASIONAL
img
Minggu, 18 Oktober 2026
Maybrat - Setelah hampir tujuh bulan berada dalam penguasaan kelompok bersenjata OPM Kodap IV/Sorong Raya pimpinan Manfred Fatem, dua senjata organik Yonif 9 Marinir jenis Caracal dan K3 Daewoo akhirnya...
img
Sabtu, 17 Oktober 2026
Situbondo - Prajurit Batalyon Zeni Tempur (Yonzipur) 5/ABW Kodam V/Brawijaya bersama prajurit Angkatan Bersenjata Australia (Australian Defence Force/ADF) melaksanakan latihan penanganan bahan peledak (Explosive Ordnance Disposal/EOD) dalam rangka Latihan Gabungan...
img
Sabtu, 17 Oktober 2026
Situbondo - Prajurit Artileri Medan (Armed) TNI bersama prajurit Angkatan Bersenjata Australia (Australian Defence Force/ADF) menggelar Armed Subject Matter Expert Exchange (SMEE) dalam rangka Latihan Gabungan Bersama (Latgabma) Keris Woomera...
img
Sabtu, 17 Oktober 2026
Situbondo - TNI bersama Angkatan Bersenjata Australia (Australian Defence Force/ADF) menggelar latihan Non-combatant Evacuation Operation (NEO) dengan metode Tabletop Exercise (TTX). Latihan dalam rangka Latihan Gabungan Bersama (Latgabma) Keris Woomera...
img
Sabtu, 17 Oktober 2026
Jakarta - Panglima TNI Jenderal TNI Agus Subiyanto memimpin upacara Serah Terima Jabatan (Sertijab) Wakil Panglima TNI dan Kepala Staf TNI Angkatan Darat (Kasad) bertempat di Ruang Hening Gedung Soedirman...
img
Jumat, 16 Oktober 2026
Maybrat – Tim gabungan Koops TNI Habema berhasil menemukan dan mengamankan kembali satu pucuk senjata api laras panjang jenis Caracal beserta 17 butir amunisi kaliber 5,56 mm di wilayah Kabupaten...

MEDIA INDONESIA NEWS