bendera

Sabtu, 25 April 2026    17:38 WIB
MEDIA INDONESIA NEWS

Mencerdaskan Kehidupan Bangsa

POLITIK
 


Sikapi Berbagai Isu, KH Marsudi dan Habib Luthfi "Turun Gunung"


Tim Red,    23 Maret 2022,    19:56 WIB

Sikapi Berbagai Isu, KH Marsudi dan Habib Luthfi
KH Marsudi dan Habib Luthfi "Turun Gunung"

Depok-Mediaindonesianews.com: Pondok Pesantren Tahfid Darul Uchwah Depok menggelar Acara Dzikir bersama, Selasa (22/03/2021). Acara tersebut juga di hadiri oleh Habib Lutfi bin Yahya, KH Said Aqil Siradj, KH. Marsudi Syuhud, KH Mujib Qulyubi, para jamaah dan tamu undangan lainnya juga dimeriahkan oleh Gambus Habib Hasan Haneman and Grup Syarifa Salma bin Yayah.

Diakhir acara, kepada awak media, KH. Marsudi dan Habib Lutfi bin Yahya mengungkapkan keperihatinannya terkait situasi yang terjadi di tengah-tengah masyarakat, misalnya soal banyaknya bohir yang berseliweran, ujaran berita kebencian, hoax  di sosial media yang berakibat terjadinya intoleran dan perpecahan.

KH Marsudi Syuhud mengungkapkan, bahwa urusan grass root (masyarakat) di indonesia, kalau semua di urus oleh pemerintah semua tidak akan mampu, karena jumlah penduduknya 285 juta jiwa.

"Alhamdulilah di Indonesia banyak organisasi keagamaan, sehingga ketika ada masalah berbeda dapat diselesaikan secara musyawarah dan kekeluargaan." Katanya.

Dikatakan KH. Marsudi bahwa,  kekayaan budaya kumpulan kumpul seperti ini bisa untuk meredakan situasi apapun yang kurang enak dalam kehidupan bermasyarakat.

"Yang kurang nyaman di masyarakat, panas di whatsapp di medsos kumpul dapat adem lagi, katanya.

Lebih lanjut dikatakan tokoh NU ini yang dinilai aktif membangun semangat persatuan antar sesama anak bangsa, ketika ada persoalan di dunia maya kita ngobrol seperti ini adem lagi, itulah budaya kumpulan kumpul yang harus terus di hidupkan. Yang punya budaya kumpulan kumpul ini ya para sesepuh, para habaib. Jadi ini tidak dipunyai oleh negara lain.  Nah di negara kita alhamdulillah masih boleh.

"Maka yang terpenting budaya kumpul kumpul ini bukan untuk yang merusak, memprovokasi, intinya di situ, tetapi kumpul-kumpul yang bisa membangun kehidupan bersama membangun bangsanya dan membangun negaranya, karena bernegara itu adalah membangun. Budaya inilah yang harus kita pertahankan," ungkap pemilik Pondok Pesantren Ekonomi Darul Uchwah yang juga aktif di Global Peace Foundation ini.

Sementara itu pada kesempatan yang sama, Habib Lutfi bin Yahya yang saat ini dipercaya sebagai Dewan Pertimbangan Presiden juga memiliki pendapat yang sama, bahwa
pertemuan hari ini bukan saja dalam rangka menyambung tali silaturahmi tetapi untuk saling mengingatkan, membangun satu dengan yang lain dan mencintai diantara sesama. apabila rasa cinta itu tumbuh ketika ada persoalan di dalam satu keluarga,  bukan berarti kita diam, tetapi hendaknya kita saling mengoreksi diri, karena ada tanggung jawab masing-masing, diharapkan dengan saling mencintai sesama yang lain, apabila ada sesuatu perlu di perbaiki semestinya dengan menutupi segala kekurangan.

"Indonesia ini mengajarkan budaya nilai-nilai aklhak dan adab,  bila mana  kecintaan tertanam dalam satu keluarga besar, apabila ada kekurangan- kekurangan yang ada jangan sampai di goreng dimanfaatkan oleh oknum  untuk memojokan yang lain. Tetapi agar kita memberikan kesempatan untuk memperbaiki, "ungkap Habib Lutfi bin Yahya.

Habib Lutfi berpesan, tidak mungkin dalam satu keluarga akan membentuk sebuah perpecahan. Bahkan kita harus saling melindungi dalam satu keluarga. apabila kecintaan itu tumbuh tidak lihat di dalam ini siapa dan siapa tapi kita melihat kepentingan yang lebih besar.

"Karena ada perintah agama. Tutupilah segala kekurangan dari dalam satu keluarga. Karena ketika kita membuka aib keluarga sama saja membuka aib diri kita sendiri," pungkasnya.




banner
NASIONAL
img
Sabtu, 25 April 2026
Jakarta - Panglima TNI Jenderal TNI Agus Subiyanto bersama Wakil Panglima TNI Jenderal TNI Tandyo Budi R, Kepala Staf Angkatan Darat (Kasad) Jenderal TNI Maruli Simanjuntak, Kepala Staf Angkatan Laut
img
Jumat, 24 April 2026
Jakarta-Mediaindonesianews.com: Dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-65, Bank Jakarta menggelar aksi donor darah kolaboratif bersama PWI Jaya, PMI Provinsi DKI Jakarta, dan Forum CSR DKI Jakarta
img
Kamis, 23 April 2026
Samarinda - Pengurus Besar Taekwondo Indonesia (PBTI) menggelar Kejuaraan Nasional (Kejurnas) Taekwondo Indonesia kategori Cadet dan Junior Tahun 2026. Ajang bergengsi ini, diikuti oleh atlet-atlet muda terbaik dari berbagai provinsi
img
Kamis, 23 April 2026
Kaltim – Ketua Umum Pengurus Besar Taekwondo Indonesia (Ketum PBTI) yang juga menjabat sebagai Kepala Staf Umum Tentara Nasional Indonesia (Kasum TNI) Letjen TNI Richard Tampubolon, S.H.,M.M. melantik dan mengukuhkan
img
Kamis, 23 April 2026
Bangkinang-Mediaindonesianews.com: Menteri Agraria dan Tata Ruang/Kepala Badan Pertanahan Nasional, Nusron Wahid, menegaskan pentingnya kepemimpinan yang berorientasi pada pelayanan masyarakat kepada jajaran di daerah, khususnya di Provinsi Riau.
img
Rabu, 22 April 2026
Jakarta-Mediaindonesianews.com: Sejumlah organisasi masyarakat sipil yang tergabung dalam Publish What You Pay Indonesia menyoroti percepatan pembahasan Rancangan Undang-Undang Minyak dan Gas Bumi (RUU Migas) oleh Dewan Perwakilan Rakyat

MEDIA INDONESIA NEWS