Mencerdaskan Kehidupan Bangsa
Taput-Mediaindonesianews.com: Bupati Tapanuli Utara, Jonius Taripar Parsaoran Hutabarat, meninjau langsung lokasi bencana banjir dan tanah longsor di Desa Aek Nabara, Kecamatan Simangumban, Kamis (24/4).
Bencana yang dipicu curah hujan tinggi sejak Rabu (23/4) tersebut berdampak pada tiga desa di wilayah itu. Data sementara pemerintah daerah mencatat sebanyak 196 rumah warga terdampak, dengan empat unit rumah hanyut dan 18 unit mengalami kerusakan berat. Selain itu, sekitar 20 hektare lahan padi dilaporkan gagal panen.
Pemerintah Kabupaten Tapanuli Utara telah melakukan penanganan darurat dengan menyalurkan bantuan stimulan tunai, distribusi bahan kebutuhan pokok, serta pendirian dapur umum bagi warga terdampak.
Selain itu, suplai air bersih disalurkan melalui PDAM Mual Natio, sementara penanganan infrastruktur dilakukan bersama Dinas Pekerjaan Umum dan Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional.
“Fokus utama pemerintah saat ini adalah pemulihan agar masyarakat dapat kembali beraktivitas normal secepat mungkin,” ujar Bupati di lokasi.
Hingga saat ini, tidak dilaporkan adanya korban jiwa dalam peristiwa tersebut. Tim gabungan dari pemerintah daerah dan instansi terkait masih bersiaga untuk melakukan penanganan lanjutan serta memastikan kondisi tetap terkendali.(LS)