Mencerdaskan Kehidupan Bangsa
Taput-Mediaindonesianews.com: Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tapanuli Utara (Taput) terus mempercepat pengembangan Kawasan Sijaba menjadi kawasan pertanian terpadu, modern, dan berdaya saing sebagai salah satu program strategis daerah.
Dalam rapat evaluasi yang dipimpin Wakil Bupati Taput Dr. Deni Parlindungan Lumbantoruan, M.Eng, Senin (15/6), sejumlah progres pembangunan kawasan dilaporkan menunjukkan perkembangan signifikan.
Pemerintah mencatat pembuatan parit batas aset daerah telah rampung 100 persen. Sementara itu, proses pematangan lahan telah mencapai sekitar 18 hektare dan masih terus dikerjakan setiap hari untuk mendukung percepatan pembangunan kawasan pertanian terpadu tersebut.
Selain itu, Pemkab Taput juga mulai membangun embung sementara berukuran 20x20 meter guna menjamin ketersediaan air bagi kebutuhan pertanian di kawasan Sijaba.
Dalam arahannya, Wakil Bupati menegaskan seluruh organisasi perangkat daerah terkait harus bergerak cepat dan terintegrasi agar pengembangan kawasan tidak berjalan parsial.
Ia meminta penyelesaian legalitas aset segera dituntaskan, termasuk penyusunan zonasi dan masterplan kawasan sebagai dasar pengembangan jangka panjang.
“Pengembangan Kawasan Sijaba harus terencana dengan baik, mulai dari legalitas, tata ruang, infrastruktur hingga konsep pertaniannya. Ini harus menjadi kawasan pertanian modern yang benar-benar memberi dampak ekonomi bagi masyarakat,” tegas Deni Lumbantoruan.
Pemkab juga menargetkan pembangunan infrastruktur pendukung seperti jalan dan drainase untuk mempercepat konektivitas dan mendukung aktivitas pertanian di kawasan tersebut.
Tak hanya itu, pemerintah mulai menyiapkan pengembangan pertanian organik seluas 10 hektare yang akan dijadikan showcase atau percontohan pertanian modern di Kabupaten Taput.
Dalam rapat tersebut, pemerintah juga mendengar langsung aspirasi masyarakat dari tiga desa sekitar kawasan pengembangan. Pemkab Taput menegaskan komitmennya untuk memberdayakan petani lokal sekaligus mencari solusi terbaik bagi warga terdampak agar pembangunan kawasan berjalan kondusif dan memberikan manfaat luas bagi masyarakat.
Pengembangan Kawasan Sijaba dinilai menjadi salah satu langkah strategis Pemkab Taput dalam memperkuat sektor pertanian sebagai tulang punggung ekonomi daerah sekaligus membuka peluang investasi dan lapangan kerja baru di wilayah Tapanuli Utara. (LS)