Mencerdaskan Kehidupan Bangsa
Bangli-Mediaindonesianews.com: Peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-68 Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Bangli tahun ini tidak hanya menjadi momentum refleksi perjalanan pelayanan kesehatan, tetapi juga diisi berbagai kegiatan sosial, edukatif, dan olahraga yang melibatkan berbagai elemen masyarakat. Mengusung tema "Jengah Melayani dengan Tulus, Profesional dan Berintegritas", rangkaian kegiatan HUT berlangsung sejak pertengahan Juni hingga puncak perayaan pada Minggu (5/7).
Ketua Panitia HUT ke-68 RSUD Bangli, I Putu Arsila, mengatakan peringatan tahun ini menghadirkan lebih banyak kegiatan dibandingkan tahun-tahun sebelumnya sebagai bentuk komitmen rumah sakit dalam mempererat hubungan dengan masyarakat sekaligus meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan.
"Puncak hari jadi sebenarnya jatuh pada 24 Juni, namun perayaannya kami laksanakan pada 5 Juli karena bertepatan dengan Hari Raya Galungan dan Kuningan," ujar Arsila di sela kegiatan donor darah, Jumat (3/7/2026).
Ia menjelaskan rangkaian kegiatan telah dimulai sejak 19 Juni dengan persembahyangan bersama yang diikuti pegawai RSUD Bangli dan sejumlah Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di Padmasana RSUD Bangli serta Pura Kehen.
Selanjutnya, pada 25 Juni 2026, RSUD Bangli menggelar seminar yang mengangkat tema tata kelola Badan Layanan Umum Daerah (BLUD) dan tata kelola kerja sama. Seminar tersebut menghadirkan narasumber dari Fakultas Ekonomi Universitas Warmadewa, Program Magister Administrasi Publik Universitas Warmadewa, serta Kejaksaan Negeri Bangli.
Memasuki rangkaian kegiatan sosial, RSUD Bangli menyelenggarakan donor darah dan pemeriksaan kesehatan gratis yang melibatkan pegawai OPD, personel TNI, Polri, organisasi kemasyarakatan, yayasan, komunitas, hingga masyarakat umum.
Menurut Arsila, kegiatan donor darah dilaksanakan sebagai bentuk kepedulian terhadap masih terbatasnya stok darah di PMI dan RSUD Bangli, khususnya untuk golongan darah A dan AB.
"Kepedulian masyarakat terhadap donor darah kini semakin meningkat. Selain membantu sesama, donor darah juga memiliki manfaat bagi kesehatan apabila dilakukan secara rutin dengan jeda minimal tiga bulan," jelasnya.
Pada puncak peringatan HUT, panitia juga menggelar turnamen futsal antar-OPD bertajuk Jago Kapok, pertandingan futsal antarinstansi kesehatan yang melibatkan pegawai RSUD Bangli dan Dinas Kesehatan Kabupaten Bangli, serta penyerahan penghargaan kepada 10 pegawai yang memasuki masa purnatugas.
Selain itu, panitia akan menyerahkan hadiah kepada para pemenang lomba futsal dan lomba poster, sebelum ditutup dengan acara ramah tamah.
Sementara itu, Wakil Direktur RSUD Bangli, I Gusti Nyoman Karyawan, memanfaatkan momentum HUT untuk memperkenalkan kembali layanan Poli Dermato, yakni poli perawatan kulit dan kecantikan yang telah beroperasi sekitar satu tahun.
Menurutnya, keberadaan layanan tersebut masih belum banyak diketahui masyarakat sehingga pihak rumah sakit membuka stan khusus pada kegiatan donor darah untuk memberikan informasi kepada pengunjung.
"Poli Dermato sudah beroperasi sekitar satu tahun, namun masih banyak masyarakat yang belum mengetahuinya. Karena itu kami berharap media dapat membantu menyosialisasikan layanan ini agar masyarakat semakin mengenal dan memanfaatkannya," ujarnya.
Melalui berbagai kegiatan sosial, edukasi, olahraga, dan pelayanan kesehatan tersebut, HUT ke-68 RSUD Bangli diharapkan menjadi momentum untuk memperkuat komitmen rumah sakit dalam memberikan pelayanan kesehatan yang profesional, berintegritas, dan semakin dekat dengan masyarakat, sekaligus meningkatkan kepedulian sosial di Kabupaten Bangli. (JB)