Mencerdaskan Kehidupan Bangsa
Bangli-Mediaindonesianews.com: Yayasan Kesatria Keris Bali Wilayah Bangli menunjukkan kepeduliannya terhadap kegiatan sosial kemanusiaan dengan berpartisipasi dalam aksi donor darah yang menjadi salah satu rangkaian peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-68 RSUD Bangli, Jumat (3/7).
Kegiatan yang berlangsung di pelataran depan Pura Padmasana RSUD Bangli tersebut diikuti berbagai elemen masyarakat, mulai dari organisasi perangkat daerah (OPD), TNI, Polri, organisasi kemasyarakatan, yayasan, hingga masyarakat umum. Kehadiran Yayasan Kesatria Keris Bali menjadi bentuk dukungan nyata terhadap upaya pemenuhan kebutuhan stok darah di Kabupaten Bangli.
Rombongan Yayasan Kesatria Keris Bali dipimpin jajaran pengurus pusat dan wilayah, di antaranya Sekretaris Jenderal Coco Ming, Jro Elvais, Nyoman Sudarsana, Dewi Chik, Ketua Wilayah Bangli I Putu Karyana, Wakil Ketua Mang Elok, Sekretaris Sang Ketut Rencana, Koordinator Bidang Sosial I Kadek Dwi Putra Adnyana, Bendahara I Putu Wijaya, serta anggota lainnya. Kehadiran mereka disambut langsung oleh Wakil Direktur RSUD Bangli I Gusti Nyoman Karyawan beserta jajaran manajemen rumah sakit.
Mengusung tema "Jengah Melayani dengan Tulus, Profesional dan Berintegritas", peringatan HUT ke-68 RSUD Bangli tidak hanya diisi kegiatan seremonial, tetapi juga dirangkaikan dengan berbagai agenda sosial, olahraga, seminar, serta kegiatan keagamaan.
Ketua Panitia HUT ke-68 RSUD Bangli, I Putu Arsila, mengatakan rangkaian kegiatan tahun ini lebih banyak dibandingkan perayaan sebelumnya. Meski hari jadi RSUD Bangli diperingati setiap 24 Juni, puncak acara baru dilaksanakan pada Minggu (5/7) karena menyesuaikan dengan pelaksanaan Hari Raya Galungan dan Kuningan.
Arsila menjelaskan, rangkaian kegiatan telah dimulai sejak 19 Juni melalui persembahyangan bersama pegawai RSUD dan sejumlah OPD di Pura Padmasana RSUD Bangli serta Pura Kehen. Selanjutnya pada 25 Juni digelar seminar yang membahas tata kelola Badan Layanan Umum Daerah (BLUD) dan tata kelola kerja sama dengan menghadirkan narasumber dari Fakultas Ekonomi Universitas Warmadewa, Program Magister Administrasi Publik Universitas Warmadewa, serta Kejaksaan Negeri Bangli.
Sementara itu, kegiatan donor darah dan pemeriksaan kesehatan gratis pada Jumat (3/7) menjadi salah satu agenda sosial yang mendapat antusiasme tinggi dari berbagai kalangan.
Menurut Arsila, pelaksanaan donor darah dilatarbelakangi kondisi stok darah di PMI dan RSUD Bangli yang masih mengalami kekurangan, terutama untuk golongan darah A dan AB. Karena itu, partisipasi masyarakat dinilai sangat penting dalam membantu memenuhi kebutuhan darah bagi pasien.
"Kesadaran masyarakat untuk mendonorkan darah terus meningkat. Selain membantu sesama, donor darah juga memberikan manfaat bagi kesehatan apabila dilakukan secara rutin dengan jeda minimal tiga bulan," ujarnya.
Pada puncak peringatan HUT ke-68 RSUD Bangli, panitia juga akan menggelar turnamen futsal antar-OPD dan instansi kesehatan, penyerahan penghargaan kepada 10 pegawai yang memasuki masa purnatugas, pemberian hadiah lomba futsal dan lomba poster, serta ramah tamah.
Di sela kegiatan, Wakil Direktur RSUD Bangli I Gusti Nyoman Karyawan juga memperkenalkan kembali layanan Poli Dermato, yakni poli perawatan kulit dan kecantikan yang telah beroperasi sekitar satu tahun.
Menurutnya, keberadaan poli tersebut masih belum banyak diketahui masyarakat sehingga pihak rumah sakit memanfaatkan momentum HUT untuk memperluas sosialisasi melalui pembukaan stan informasi di lokasi kegiatan.
"Kami berharap masyarakat semakin mengenal layanan Poli Dermato yang dimiliki RSUD Bangli. Kami juga mengajak media untuk membantu menyosialisasikan layanan ini agar semakin banyak masyarakat yang dapat memanfaatkannya," kata Gusti Nyoman Karyawan.
Melalui rangkaian kegiatan HUT ke-68 ini, RSUD Bangli tidak hanya merayakan perjalanan institusi pelayanan kesehatan, tetapi juga memperkuat komitmen dalam meningkatkan pelayanan kepada masyarakat melalui kegiatan sosial, edukasi, dan pengembangan layanan kesehatan.(JB)