Mencerdaskan Kehidupan Bangsa
Bangli-Mediaindonesianews.com: Forum Partisipasi Publik untuk Kesejahteraan Perempuan dan Anak (PUSPA) Kabupaten Bangli mendorong penguatan budaya sekolah yang aman, nyaman, dan ramah anak melalui sosialisasi pencegahan bullying atau perundungan di SMP Negeri 1 Bangli, Kamis (8/10).
Kegiatan yang mengusung tema “Mewujudkan Budaya Sekolah Aman dan Nyaman untuk Pendidikan Bermutu untuk Semua” tersebut diikuti puluhan siswa. Sosialisasi dikemas secara interaktif dengan membahas bentuk-bentuk bullying, dampaknya terhadap korban, serta pentingnya membangun pertemanan yang sehat dan saling menghargai.
Kepala SMPN 1 Bangli, I Wayan Agus Adi Wiguna, mengapresiasi kegiatan yang digelar Forum PUSPA Bangli. Menurutnya, sosialisasi tersebut menjadi dorongan bagi seluruh warga sekolah untuk bersama-sama menciptakan lingkungan pendidikan yang aman dan bebas dari perundungan.
“Kehadiran Ibu Ketua PUSPA beserta rombongan menjadi motivasi dan inspirasi bagi seluruh warga sekolah untuk bersama-sama menciptakan lingkungan pendidikan yang aman, nyaman, ramah, dan bebas dari bullying,” ujarnya.
Ketua Forum PUSPA Kabupaten Bangli, Ny. Suciati Diar, mengajak para siswa menjadikan sekolah sebagai ruang belajar dan berinteraksi yang menyenangkan tanpa kekerasan.
Ia menegaskan, perbedaan karakter, latar belakang maupun kemampuan tidak boleh menjadi alasan untuk merendahkan atau menyakiti orang lain. Menurutnya, pencegahan bullying membutuhkan kepedulian bersama, baik dari sekolah, keluarga maupun lingkungan pertemanan.
“Forum PUSPA Bangli berkomitmen untuk terus mendorong terciptanya lingkungan yang aman bagi tumbuh kembang anak,” tegasnya.
Sementara itu, Kepala Dinas Sosial, Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA) Kabupaten Bangli, I Wayan Jimat, hadir sebagai narasumber.
Dalam pemaparannya, I Wayan Jimat memberikan pemahaman kepada para siswa mengenai cara mengenali tindakan bullying, dampaknya terhadap korban, serta langkah yang dapat dilakukan untuk mencegah dan melaporkan perundungan.
Sosialisasi berlangsung interaktif dan mendapat respons positif dari para siswa. Kegiatan tersebut diharapkan dapat memperkuat kesadaran siswa untuk saling menghormati, peduli terhadap sesama, serta berani mencegah dan melaporkan tindakan perundungan.
Forum PUSPA Bangli berharap terciptanya lingkungan sekolah yang aman dan nyaman dapat mendukung anak-anak untuk belajar, bersosialisasi, serta mengembangkan potensi diri secara optimal tanpa rasa takut maupun tekanan. (JB)