Mencerdaskan Kehidupan Bangsa
Yogyakarta-Mediaindonesianews.com: Menteri Agraria dan Tata Ruang/Kepala Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN), Nusron Wahid, menegaskan bahwa pejabat publik harus terbuka terhadap kritik dan masukan masyarakat demi menghasilkan kebijakan yang lebih baik.
Pernyataan tersebut disampaikan dalam kegiatan KOPDAR Bareng Mas Dar bertajuk “Pancasila Pemersatu Bangsa Indonesia” di Auditorium Joglo GIK, Universitas Gadjah Mada (UGM), Yogyakarta, Senin (15/6).
Dalam forum dialog yang dihadiri mayoritas mahasiswa itu, Nusron menilai kritik masyarakat merupakan bagian penting dalam proses evaluasi kebijakan publik dan implementasi nilai-nilai Pancasila dalam pemerintahan.
Selain membahas kebijakan publik, Nusron juga menyinggung momentum Malam Tahun Baru Islam yang bertepatan dengan pelaksanaan kegiatan tersebut. Ia mengajak peserta menjadikan pergantian tahun Hijriah sebagai sarana refleksi dan evaluasi diri untuk terus melakukan perbaikan.
“Karena saya mau beruntung, maka kebijakan-kebijakan saya itu harus lebih baik,” ujar Nusron.