Mencerdaskan Kehidupan Bangsa
Semarang-Mediaindonesianews.com: Menteri Agraria dan Tata Ruang/Kepala Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN), Nusron Wahid, mengajak masyarakat menjadikan Tahun Baru Islam 1 Muharam 1448 Hijriah sebagai momentum refleksi dan hijrah menuju kehidupan yang lebih baik. Hal itu disampaikan saat memberikan tausiyah dalam Peringatan Tahun Baru Islam 1448 H dan Penyerahan Sertipikat Tanah Wakaf di Gedung Gradhika Bhakti Praja, Kantor Gubernur Jawa Tengah, Selasa (16/6).
Dalam kesempatan tersebut, Nusron menekankan pentingnya semangat perbaikan diri sebagai bagian dari ajaran Islam yang harus diterapkan dalam kehidupan sehari-hari maupun dalam kehidupan sosial kemasyarakatan.
“Barang siapa yang hari ini lebih baik dari hari-hari yang lalu maka termasuk orang yang beruntung. Kalau hari ini sama dengan hari-hari yang lalu termasuk orang yang rugi. Karena ini suasana Muharam, kita sama-sama berdoa semoga tahun 1448 Hijriah ini lebih baik daripada tahun-tahun sebelumnya,” ujar Nusron.
Menurutnya, semangat hijrah tidak hanya dimaknai sebagai perubahan pribadi, tetapi juga harus diwujudkan melalui kepedulian sosial dan upaya menjaga aset-aset umat agar dapat terus dimanfaatkan bagi kepentingan masyarakat luas.
Ia berharap momentum Tahun Baru Islam dapat memperkuat nilai-nilai kemaslahatan, gotong royong, dan tanggung jawab bersama dalam membangun kehidupan yang lebih baik.
“Mudah-mudahan tahun ini lebih baik, Provinsi Jawa Tengah semakin makmur, dan suasana dunia saat ini bisa menjadi lebih baik, dan membawa keberkahan bagi kita semua,” katanya.
Pada kegiatan tersebut juga dilakukan penyerahan 243 sertipikat tanah wakaf serta bantuan pendidikan kepada 100 anak yatim dari sejumlah yayasan Islam di Jawa Tengah.
Sementara itu, Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi menilai Tahun Baru Islam 1448 Hijriah menjadi momentum penting untuk melakukan refleksi dan perubahan menuju kondisi yang lebih baik.
“Kita melakukan refleksi, kita harus berhijrah, harus berubah. Hijrah yang kita lakukan adalah bagaimana menciptakan Jawa Tengah menjadi rukun, tidak terpecah belah dan mampu menghadapi berbagai tantangan yang ada saat ini,” ujar Ahmad Luthfi.
Dalam penyerahan sertipikat wakaf tersebut, Menteri Nusron didampingi Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi, Wakil Gubernur Jawa Tengah Taj Yasin Maimoen, serta Kepala Kantor Wilayah BPN Provinsi Jawa Tengah Sri Pranoto.
Turut hadir dalam kegiatan tersebut Kepala Biro Hubungan Masyarakat dan Protokol Kementerian ATR/BPN Achmad beserta sejumlah pejabat daerah dan tokoh masyarakat.***